Benarkan Ramadhan 30 Hari Hanya Sekali di Zaman Rasulullah?

Sabtu, 09 Mei 2020 - 16:56 WIB
Salah satu Idul Fitri pada zaman Nabi terjadi pada hari Jumat, yaitu 1 Syawal 3 H yang bertepatan dengan 15 Maret 625. Inilah satu-satunya Idul Fitri yang jatuh pada hari Jum'at semasa Rasulullah SAW hidup. "Mungkin inilah kejadian yang berkaitan dengan hadis yang membolehkan meninggalkan salat Jum'at bila pagi harinya telah mengikuti salat hari raya," tuturnya.

Dalam hadis dari Abu Hurairah yang diriwayatkan dari Abu Dawud disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Pada hari ini (Jumat) telah berkumpul dua hari raya, maka siapa yang mau, (salat hari rayanya) telah mencukupi salat Jumatnya, tetapi kami tetap akan melakukan salat Jumat."

Menurut Djamaluddin, puasa dan Idul Fitri di era Rasulullah diperkirakan sbb:

- Tahun 2 Hijriyah, awal ramadhan: Ahad, 26 Februari 624 M, Idul Fitri jatuh pada hari Senin, 26 Mar. 624. Jumlah hari puasa: 29 hari

- Tahun 3 Hijriyah, awal Ramadhan: Kamis, 14 Feb. 625, Idul Fitri: Jum'at, 15 Mar. 625. Jumlah hari puasa: 29 hari

- Tahun 4 Hijriyah, awal Ramadhan: Selasa, 4 Feb. 626, Idul Fitri: Rabu, 5 Mar. 626. Jumlah hari puasa: 29 hari

- Tahun 5 Hijriyah, awal Ramadhan: Ahad, 25 Jan. 627, Idul Fitri: Senin, 23 Feb. 627. Jumlah hari puasa: 29 hari

- Tahun 6 Hijriyah, awal Ramadhan: Kamis, 14 Jan. 628, Idul Fitri: Sabtu, 13 Feb. 628. Jumlah hari puasa: 30 hari

- Tahun 7 Hijriyah, awal Ramadhan: Senin, 2 Jan. 629, Idul Fitri: Rabu, 1 Feb. 629. Jumlah hari puasa: 30 hari.

- Tahun 8 Hijriyah, awal Ramadhan: Jum'at, 22 Des. 629, Idul Fitri: Ahad, 21 Jan. 630. Jumlah hari puasa: 30 hari.

- Tahun 9 Hijriyah, awal Ramadan: Rabu, 12 Des. 630, Idul Fitri: Kamis, 10 Jan. 631. Jumlah hari puasa: 29 hari.

- Tahun 10 Hijriyah, awal Ramadan: Ahad, 1 Des. 631, Idul Fitri: Senin, 30 Des. 631. Jumlah hari puasa: 29 hari.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!