alexametrics
Photomore
Videomore

Memahami Esensi Puasa - Ustadz Shamsi Ali

Hari ketiga Ramadhan, ketaqwaan itu menyimpulkan komitmen keislaman kedalaman iman dan karya-karya yang potensial di dalam melakukan pembangunan peradaban manusia. Hal ini disampaikan Ustadz Shamsi Ali.

Ustadz Shamsi berpesan kepada kita semua bahwa jangan sampai bulan Ramadhan ini sekedar bulan dimana kita tidak melakukan makan, minum di siang hari, tapi kembali kepada makna dari pada puasa itu sendiri. Arti puasa sesungguhnya esensi puasa itu adalah menahan diri.

Secara hakekat, menahan diri yang dimaksud adalah kemampuan kita untuk mengendalikan hawa nafsu kita dari hal-hal yang tak diridhoi oleh Allah SWT.

(gar)
cover top ayah
لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ وَاِنۡ تُبۡدُوۡا مَا فِىۡۤ اَنۡفُسِكُمۡ اَوۡ تُخۡفُوۡهُ يُحَاسِبۡكُمۡ بِهِ اللّٰهُ‌ؕ فَيَـغۡفِرُ لِمَنۡ يَّشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَنۡ يَّشَآءُ‌ ؕ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ
Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

(QS. Al-Baqarah:284)
cover bottom ayah
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak