alexametrics
Photomore
Videomore

Menghargai Perbedaan Melalui Berpuasa

Manusia harus memahami bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Allah menciptakan mahkluknya dengan wujud, rupa, dan sikap yang berbeda-beda.

Allah menciptakan manusia dari dua orang, Adam dan Hawa. Dan, Allah menjadikan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku yang berbeda-beda.

Diantara tanda kekuasaan Allah, selain menciptakan langit dan bumi, Allah juga menciptakan manusia dengan warna kulit dan bahasa yang berbeda. Dengan berpuasa, manusia jadi bisa menghargai sebuah perbedaan.

(esn)
cover top ayah
وَمَا مَنَعَهُمۡ اَنۡ تُقۡبَلَ مِنۡهُمۡ نَفَقٰتُهُمۡ اِلَّاۤ اَنَّهُمۡ كَفَرُوۡا بِاللّٰهِ وَبِرَسُوۡلِهٖ وَلَا يَاۡتُوۡنَ الصَّلٰوةَ اِلَّا وَهُمۡ كُسَالٰى وَلَا يُنۡفِقُوۡنَ اِلَّا وَهُمۡ كٰرِهُوۡنَ
Hal yang menghalangi nafkah mereka untuk diterima adalah karena mereka mengkufuri kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak melaksanakan shalat, melainkan dengan malas dan tidak menginfakkan harta mereka, melainkan dengan rasa terpaksa.

(QS. At-Taubah:54)
cover bottom ayah
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak