alexametrics

Lima Tahapan Penyucian Jiwa Bagian 3 - K.H. Husein Muhammad

Kehidupan kota yang semakin modern ternyata tidak serta merta meningkatkan kebahagiaan bagi tiap orang. Ribuan orang bahkan semakin berjarak dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan. Keberlimpahan materi tak menjamin keberlimpahan rahmat dari sekelilinya. Jiwa-jiwa masyarakat kota semakin kosong. Lalu mereka pun mulai mencari kebahagian dengan cara-cara yang salah; memakai obat-obatan, pergi ke tempat hiburan malam, dan terkadang bepergian yang tanpa arah.

(ary)
cover top ayah
وَ ذَا النُّوۡنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنۡ لَّنۡ نَّـقۡدِرَ عَلَيۡهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنۡ لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنۡتَ سُبۡحٰنَكَ ‌ۖ اِنِّىۡ كُنۡتُ مِنَ الظّٰلِمِيۡنَ‌
Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, ”Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zhalim.”

(QS. Al-Anbiya:87)
cover bottom ayah
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak