9 Faedah dan Keutamaan Menundukkan Pandangan
Rabu, 01 Maret 2023 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, mewariskan firasat yang benar. Da akan memiliki firasat kebenaran karena telah memiliki cahaya keimanan dan cahaya kebenaran akibat selalu menjaga pandangan dari semua kemaksiatan yang dimurkai Allah Ta'ala.
Keempat, membuka jalan dan pintu ilmu serta memudahkan sarana untuk mendapatkan ilmu.
Kelima, menumbuhkan kekuatan, keteguhan dan keberanian menyampaikan kebenaran dari hati nuraninya. Yakni disebutkan dari perkataan ulama shalih bahwa orang yang menjaga pandangan berarti bisa mengendalikan hawa nafsumaka niscaya setan akan memisahkan diri darinya. Hawa nafsunya akan lemah, hina, dan kerdil. Dan kekuatannya pada ketaatan akan makin kokoh dan kuat.
Keenam, membersihkan hati dari kejahatan nafsu syahwat.
Ketujuh, menutup pintu neraka bagi dirinya, karena dia mampu menjalan perintah Allah untuk menundukkan pandangan. Dia juga akan terhindar dari perbuatan zina dan maksiat.
Kedelapan, menguatkan dan mengokohkan akal.
Serta kesembilan, membebaskan hati dari syahwat yang menjerumuskan dan melalaikan.
Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallambersabda :
“Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu.” (HR. Ahmad)
Dalam hadis tersebut, RasulullahShallallahu ‘Alaihi wa Sallammenyebutkan zina mata pertama kali, karena inilah dasar dari zina tangan, kaki, hati, dan kemaluan. Kemaluan akan tampil sebagai pembukti dari semua zina itu jika akhirnya benar-benar berzina, atau mendustakannya jika tidak berzina. Oleh karena itu, marilah kita menundukkan pandangan kita. Karena jika mengumbarnya, berarti kita telah membuka berbagai pintu kerusakan yang besar.
Baca juga: Hati-hati dengan Jerat Pandangan Mata Ini !
Wallahu A'lam
Keempat, membuka jalan dan pintu ilmu serta memudahkan sarana untuk mendapatkan ilmu.
Kelima, menumbuhkan kekuatan, keteguhan dan keberanian menyampaikan kebenaran dari hati nuraninya. Yakni disebutkan dari perkataan ulama shalih bahwa orang yang menjaga pandangan berarti bisa mengendalikan hawa nafsumaka niscaya setan akan memisahkan diri darinya. Hawa nafsunya akan lemah, hina, dan kerdil. Dan kekuatannya pada ketaatan akan makin kokoh dan kuat.
Keenam, membersihkan hati dari kejahatan nafsu syahwat.
Ketujuh, menutup pintu neraka bagi dirinya, karena dia mampu menjalan perintah Allah untuk menundukkan pandangan. Dia juga akan terhindar dari perbuatan zina dan maksiat.
Kedelapan, menguatkan dan mengokohkan akal.
Serta kesembilan, membebaskan hati dari syahwat yang menjerumuskan dan melalaikan.
Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallambersabda :
“Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu.” (HR. Ahmad)
Dalam hadis tersebut, RasulullahShallallahu ‘Alaihi wa Sallammenyebutkan zina mata pertama kali, karena inilah dasar dari zina tangan, kaki, hati, dan kemaluan. Kemaluan akan tampil sebagai pembukti dari semua zina itu jika akhirnya benar-benar berzina, atau mendustakannya jika tidak berzina. Oleh karena itu, marilah kita menundukkan pandangan kita. Karena jika mengumbarnya, berarti kita telah membuka berbagai pintu kerusakan yang besar.
Baca juga: Hati-hati dengan Jerat Pandangan Mata Ini !
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :