Mimar Sinan, Arsitek Legendaris Utsmani yang Memperkokoh Hagia Sophia
Kamis, 23 Juli 2020 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A

Secara khusus, pembangunan masjid-masjid yang dilakukan Sinan banyak dipengaruhi Hagia Sophia. Seperti Masjid Suleyman di Istanbul yang dibangun pada tahun 1550-1557. Masjid itu dianggap oleh banyak sarjana sebagai karya terbaiknya.
Masjid Suleyman memiliki kubah pusat besar yang ditembus oleh 32 lubang, sehingga memberi kubah efek ringan sementara juga banyak menerangi interior masjid. Ini adalah salah satu masjid terbesar yang pernah dibangun di Kekaisaran Ottoman.
Pada awalnya, Sinan terlahir sebagai Kristen dengan nama Joseph dari orang tua berkebangsaan Yunani. Ia mengawali karirnya sebagai tukang batu dan kayu. Namun setelah masuk korps militer Janisari ia masuk Islam dan mulai dinas secara resmi di Kesultanan Utsmani pada periode Sultan Suleyman I (1520-1566).
Sinan dan Proyek Hagia Sophia
Pada 1573, Mimar Sinan menjalankan proyek besarnya memperbaiki dan memperkokoh Hagia Sophia yang rawan hancur karena gempa. Pertama, Mimar Sinan memulai dengan membuka halaman Hagia Sophia yang dikelilingi banyak bangunan.
Daerah kumuh dan bangunan hancur di sekitar masjid dihilangkan. Berdasarkan penelitian Mustafa Efendi, tikus, musang, dan kelelawar saat itu banyak tersebar dan menyebabkan masalah besar bagi penduduk. (Baca juga: Konstantinopel Jadi Islambul: Al-Fatih Berambisi Jadikan Ibu Kota Terindah di Dunia)
Selain wilayah kumuh, Sinan juga sadar bahwa wilayah Istanbul yang rawan gempa akan menciptakan masalah dan berpotensi menghancurkan Hagia Sophia. Hal yang paling penting untuk mencegah ini adalah memperbarui penopang bangunan.
Ia memperbaiki kubah Hagia Sophia dengan membangun tembok bertulang di sekililingnya. Apa yang dilakukannya itu merupakan inovasi baru bagi dunia pengetahuan arsitektur secara luas untuk model bangunan tahan gempa.
Sinan juga membangun 2 menara kokoh mengelilingi Hagia Sophia. Dari 4 menara yang terlihat hingga sekarang, 2 di antaranya adalah menara buatan Sinan. Ia juga menambah kaligrafi pada dinding Hagia Sophia.
Sinan memperbaiki Hagia Sophia bukan hanya sebagai konstruksi bangunan, tetapi sebagai seni. Karena itu, kesatuan konstruksi memperindah Hagia Sophia hingga sekarang.
(poe)
Lihat Juga :