Ibadah Haji, Upaya Mencerdaskan Kepekaan Diri dan Lingkungan
Jum'at, 07 Juli 2023 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
“Laksanakanlah konsep yakin agar hidup selalu bercahaya dan berbaik sangka. Tentu kita harus tahu apa itu haji, apa makna dan hakekat haji maka harus belajar atas hal itu. Memperoleh takwa tentu ada proses, belajar dan berbincang menuntut ilmulah dengan orang-orang saleh. Ilmul yakin, ainul yakin dan haqqul yakin,” imbau Kepala Sektor (Kasektor) 1 Madinah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kementerian Agama.
Dia menambahkan, para pemimpin memiliki peran besar memperkuat persatuan melalui komunikasi dan silaturahmi intensif dengan berbagai pihak.
“Pemimpin agama senantiasa membangun komunikasi instensif antar sesama pemuka agama dalam merumuskan dan mendiskusikan segala hal perbedaan, mitigasi persoalan. Dalam perbedaan pasti ada persamaan. Dalam permasalahan pasti ada jalan keluar. Dalam persamaan itulah ada kedamaian dan titik keharmonian,” ujarnya.
Affan Rangkuti juga selalu menekankan pentingnya penanaman nilai persaudaraan kebangsaan yang mana didalamnya terdapat nilai agama, nilai sosial dan nilai budaya.
“Ini yang saya sebut dengan kehidupan yang bernapaskan agama, budaya, dan sosial. Karena semua agama pasti mengajarkan persaudaraan, cinta dan damai,” pungkas Wakil Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (KPEU MUI) ini.
Dia menambahkan, para pemimpin memiliki peran besar memperkuat persatuan melalui komunikasi dan silaturahmi intensif dengan berbagai pihak.
“Pemimpin agama senantiasa membangun komunikasi instensif antar sesama pemuka agama dalam merumuskan dan mendiskusikan segala hal perbedaan, mitigasi persoalan. Dalam perbedaan pasti ada persamaan. Dalam permasalahan pasti ada jalan keluar. Dalam persamaan itulah ada kedamaian dan titik keharmonian,” ujarnya.
Affan Rangkuti juga selalu menekankan pentingnya penanaman nilai persaudaraan kebangsaan yang mana didalamnya terdapat nilai agama, nilai sosial dan nilai budaya.
“Ini yang saya sebut dengan kehidupan yang bernapaskan agama, budaya, dan sosial. Karena semua agama pasti mengajarkan persaudaraan, cinta dan damai,” pungkas Wakil Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (KPEU MUI) ini.
(shf)
Lihat Juga :