Kisah Heroik Sultan Abdul Hamid II Menghadapi Konspirasi Barat

Selasa, 28 Juli 2020 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Kedua, mengirim delegasi yang terdiri dari para ulama pada para pemuka Kurdi untuk menasehati dan menyeru mereka untuk berada di bawah Pan-Islamisme. Delegasi ini berhasil menyadarkan orang-orang Kurdi tentang ambisi jahat orang-orang Barat.

Ketiga, Sultan mengambil langkah-langkah yang menjamin hubungan antara pemimpin Kurdi dengannya dan dengan pemerintah Utsmani.

Keempat, Sultan membangun unit militer Al-Hamidiyah di Timur Anatolia yang terdiri dari orang-orang Kurdi untuk membendung ancaman orang-orang Armenia.

Kelima, posisi pemerintahan Utsmani demikian kuat dalam menghadapi ambisi orang-orang Armenia dan usaha-usaha membangun sebuah pemerintahan yang terpisah dari negerinya. Oleh sebab itulah orang-orang Kurdi yang berdomisili di tempat itu merasa aman.

Keenam, pemerintah berusaha membongkar semua rencana lnggris yang bertujuan untuk mencabik-cabik pemerintahan Utsmani atas nama kemerdekaah bangsa-bangsa, sehingga akan memungkinkan setiap bangsa membangun negara sendiri.

Baca juga: Wasiat Al-Fatih kepada Putranya (1), (2), (3) , ( 4 )

Menurut Ash-Shalabi, Sultan Abdul Hamid berhasil memperkecil pengaruh lnggris di Yaman dan berhasil memenangkan pertarungannya dengan lnggris di kawasan tersebut. Itu ditandai dengan dibentuknya kelompok miiter di Yaman yang terdiri dari 8.000 personil tentara. Maksud dibentuknya pasukan ini adalah, untuk mengembalikan Yaman ke dalam pangkuan pemerintahan Utsmani.

Perhatian Sultan ini ditandai pula dengan dikirimnya para perwira perangnya yang sangat terkenal untuk memimpin pasukan ini, seperti Ahmad Mukhtar Pasya, Ahmad Fauzi Pasya, Husein Hilmi Pasya dan Taufik Pasya serta penasehat militernya Utsman Pasya dan Ismail Haqi Pasya.

Baca juga: Ketika Sultan Muhammad Al-Fatih Ubah Daratan Menjadi Lautan

lnggris berusaha menyalakan api pemberontakan di Yaman untuk melawan pemerintahan Utsmani. Namun politik yang sangat bijak yang dilakukan Sultan Abdul Hamid telah mengantarkannya sukses di Yaman.

Pemerintahan Utsmani memikirkan dan berusaha keras untuk memanjangkan rel kereta dari Hijaz ke Yaman. Inilah yang bisa didapatkan dalam dokumen-dokumen yang menunjukkan adanya rencana dan studi yang mendalam tentang proyek besar ini.

Baca juga: Ini Dia Tokoh yang Ubah Hagia Sophia dari Masjid Menjadi Museum

Ambisi ltalia di Libya
Italia membayangkan Afrika Utara menjadi bagian dari negerinya. Sebab dalam pandangannya, ia adalah warisan Italia. Demikian yang dikatakan dengan jelas oleh Perdana Menterinya Martini.

Hanya saja, Prancis telah berhasil lebih dulu menduduki Tunisia , sedangkan lnggris menduduki Mesir . Kini tak ada yang tersisa untuk Italia, kecuali Libya .

Dalam melakukan politiknya di Libya, Italia melakukannya melalui tiga tahap: Pertama, pendudukan dengan cara damai. Ini dilakukan dengan cara mendirikan sekolah-sekolah, bank-bank, dan lembaga-lembaga sosial yang lain. Kedua, melakukan usaha agar negara-negara lain mengakui cita-cita Italia dalam melakukan pendudukan di Libya, melalui cara-cara diplomatik. Ketiga, mengumumkan perang terhadap pemerintahan Utsmani dan melakukan pendudukan resmi.

Baca juga: Pecat Syaikh Kurani sebagai Hakim, Sultan Muhammad Al-Fatih Menyesal

Kebijakan ini tidak mendatangkan reaksi keras. Hal ini berbeda dengan Kebijakan Inggris dan atau Prancis kala itu. Orang-orang Italia itu bergerak dengan penuh “hikmah” dan dengan cara “tenang” tanpa menimbulkan reaksi dari pemerintahan Utsmani.

Sultan Abdul Hamid sangat menyadari ambisi Italia ini dan dia meminta keterangan dari berbagai sumber yang berbeda tentang aktivitas orang-orang Italia di Libya dan apa sebenarnya tujuan aktivitas mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Masjid Hagia Sophia...
Masjid Hagia Sophia Turki : Mengenal Toleransi Islam di Dalam Masjid
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni,...
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni, Sultan ke-10 Daulah Turki Utsmani
Ahmadiyah: Kisah Mirza...
Ahmadiyah: Kisah Mirza Ghulam Ahmad Melarang Muslim Jihad Melawan Penjajah Inggris
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Terbentuknya Daulah...
Terbentuknya Daulah Utsmaniyah: Pada Mulanya Mengabdi ke Turki Seljuk
Kisah Turki Utsmani...
Kisah Turki Utsmani Menaklukkan Kesultanan Mamalik Mesir
Rekomendasi
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Ilmuwan Rilis Panduan...
Ilmuwan Rilis Panduan Bertahan Hidup untuk Menghindari Bencana Perubahan Iklim
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved