Dialog Prof Wilson-Imam Chirri: Islam Menasihatkan Menguji Agama Warisan Orang Tua
Sabtu, 07 Oktober 2023 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dialog Prof Wilson-Imam Chirri: Adakah Batasan untuk Menguji Kebenaran Islam?
Islam memerintahkan anda untuk menguji ajarannya seperti setiap ajaran yang lain. Dengan demikian anda menilai Islam lebih dari sebelumnya.
4. Bila anda tidak percaya pada setiap Agama, sangsi (ragu-ragu) terhadap seluruh konsep Agama, anda tidak akan puas dengan kesangsian anda. Ini adalah kewajiban anda untuk melindungi diri anda dan kepentingan anda di Dunia ini dari setiap kejahatan dan kerugian.
Demikian juga anda mempunyai tanggung jawab yang sama dan kewajiban di dalam melindungi keinginan rohani dari kerusakannya.
Pertanyaan anda yang serius tentang apa yang harus diberikan pada kehidupan rohani anda sama pentingnya dengan pertanyaan anda tentang apa yang harus diberikan pada kehidupan jasmani anda.
Untuk menjalankan pertanggungan jawab anda dan memenuhi kewajiban anda, akan diperlukan pertanyaan, apa yang anda sangsikan dari Agama. Mungkin karena banyaknya peristiwa yang menimpa anda yang membuat ragu-ragu.
Karena itu anda harus mencoba mendapatkannya. Bila anda melakukan penyelidikan dan menghentikan seluruh usaha anda dan tidak berhasil mendapatkan kebenaran, anda akan dimaafkan oleh Tuhan. Tuhan meminta manusia hanya melakukan yang mungkin untuk dia.
Dari Al-Qur'an: "Tuhan tidak memikulkan kewajiban kepada seseorang, hanyalah sekadar kekuatannya." ( QS al-Baqarah/2 : 286).
Baca juga: Ahmed Deedat: Umat Islam Diperintahkan Mengajak Ahli Kitab Bermusyawarah
5. Bila anda melakukan penyelidikan agama, jangan biarkan seseorang membuat keputusan untuk anda.
Islam memerintahkan anda untuk menguji ajarannya seperti setiap ajaran yang lain. Dengan demikian anda menilai Islam lebih dari sebelumnya.
4. Bila anda tidak percaya pada setiap Agama, sangsi (ragu-ragu) terhadap seluruh konsep Agama, anda tidak akan puas dengan kesangsian anda. Ini adalah kewajiban anda untuk melindungi diri anda dan kepentingan anda di Dunia ini dari setiap kejahatan dan kerugian.
Demikian juga anda mempunyai tanggung jawab yang sama dan kewajiban di dalam melindungi keinginan rohani dari kerusakannya.
Pertanyaan anda yang serius tentang apa yang harus diberikan pada kehidupan rohani anda sama pentingnya dengan pertanyaan anda tentang apa yang harus diberikan pada kehidupan jasmani anda.
Untuk menjalankan pertanggungan jawab anda dan memenuhi kewajiban anda, akan diperlukan pertanyaan, apa yang anda sangsikan dari Agama. Mungkin karena banyaknya peristiwa yang menimpa anda yang membuat ragu-ragu.
Karena itu anda harus mencoba mendapatkannya. Bila anda melakukan penyelidikan dan menghentikan seluruh usaha anda dan tidak berhasil mendapatkan kebenaran, anda akan dimaafkan oleh Tuhan. Tuhan meminta manusia hanya melakukan yang mungkin untuk dia.
Dari Al-Qur'an: "Tuhan tidak memikulkan kewajiban kepada seseorang, hanyalah sekadar kekuatannya." ( QS al-Baqarah/2 : 286).
Baca juga: Ahmed Deedat: Umat Islam Diperintahkan Mengajak Ahli Kitab Bermusyawarah
5. Bila anda melakukan penyelidikan agama, jangan biarkan seseorang membuat keputusan untuk anda.
Lihat Juga :