Kisah Konspirasi Yahudi Internasional Menunggangi Komunisme Karl Marx Melawan Nazisme Karl Reiter
Senin, 20 November 2023 - 05:15 WIB
loading...
Karl Marx. Tidak ada perbedaan yang mencolok antara Atheisme Hitam, yaitu Nazisme dan Atheisme Merah (Komunisme). Foto/Ilustrasi: Britannica
A
A
A
Kisah konspirasi Yahudi Internasional menunggangi Komunisme Karl Marx melawan Nazisme Karl Reiter disampaikanWilliam G. Carr dalam bukunya berjudul "Yahudi Menggenggam Dunia" (Pustaka Kautsar, 1993). Diceritakanpaham Komunisme modern berdiri tahun 1773, dirintis oleh sejumlah pemilik modal internasional. Tujuannya meletakkan dasar bagi berdirinya pemerintah yang berideologi atheisme , berdasarkan diktatorisme universal.
Paham ini sering bentrok dengan kaum Baron kapitalis. Lenin dalam bukunya yang berjudul “Komunisme Sayap Kiri" menjelaskan: "Ideologi kami, yaitu Komunisme bukanlah suatu paham ideologis yang sebenarnya, tetapi suatu alat untuk mencapai tujuan."
Baca juga: Sejarah Lahirnya Zionisme, Bermula dari Kisah Nabi Ibrahim
William G. Carr menyebutkan sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok antara Atheisme Hitam, yaitu Nazisme dan Atheisme Merah (Komunisme).
"Perbedaannya terletak pada program yang dicanangkan oleh tokoh mereka pada tahap terakhir, untuk menguasai seluruh sumber daya alam, dan mewujudkan cita-cita mereka dengan mendirikan pemerintahan diktator atheisme internasional di muka bumi," tuturnya.
Karl Marx yang hidup tahun 1818-1883 berasal dari darah keturunan Yahudi Jerman. la diusir dari Jerman menuju Perancis. Di Perancis diusir lagi, karena kegiatan jahatnya. Kemudian ia ke Inggris . Tahun 1848 ia mengeluarkan deklarasi Komunisme (Manifesto Komunis), merencanakan program jangka panjangnya dengan menggabungkan semua republik Sosialisme Universal sebagai pusat pemerintahan dunia, dan menegaskan, bahwa untuk mencapai tujuan itu dibutuhkan waktu panjang.
Nazisme Karl Reiter
William G. Carr menjeleskan, adapun Karl Reiter yang hidup antara tahun 1779-1854 adalah orang Jerman juga. la guru besar dalam ilmu Sejarah dan Geo-politik. Teori yang ia cetuskan merupakan jawaban atas Manifesto Komunis dengan menjelaskan, bahwa ras Arya adalah bangsa Aryalah yang paling berhak menguasai seluruh Eropa, kemudian seluruh dunia.
Baca juga: Zionisme Muncul setelah Ditemukannya Sistem Wireless dan Radio
Menurut Karl Reiter, untuk mewujudkan teorinya, Reiter mengorganisasi seluruh tokoh pendukung ras Arya fanatik, untuk meletakkan dasar-dasar paham Nazisme, dengan harapan bisa mewujudkan superioritas ras Arya, sebagai bangsa yang paling berhak menguasai dunia, dan menyulapnya menjadi pemerintah atheisme di bawah kekuasaan diktator universal.
Paham ini sering bentrok dengan kaum Baron kapitalis. Lenin dalam bukunya yang berjudul “Komunisme Sayap Kiri" menjelaskan: "Ideologi kami, yaitu Komunisme bukanlah suatu paham ideologis yang sebenarnya, tetapi suatu alat untuk mencapai tujuan."
Baca juga: Sejarah Lahirnya Zionisme, Bermula dari Kisah Nabi Ibrahim
William G. Carr menyebutkan sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok antara Atheisme Hitam, yaitu Nazisme dan Atheisme Merah (Komunisme).
"Perbedaannya terletak pada program yang dicanangkan oleh tokoh mereka pada tahap terakhir, untuk menguasai seluruh sumber daya alam, dan mewujudkan cita-cita mereka dengan mendirikan pemerintahan diktator atheisme internasional di muka bumi," tuturnya.
Karl Marx yang hidup tahun 1818-1883 berasal dari darah keturunan Yahudi Jerman. la diusir dari Jerman menuju Perancis. Di Perancis diusir lagi, karena kegiatan jahatnya. Kemudian ia ke Inggris . Tahun 1848 ia mengeluarkan deklarasi Komunisme (Manifesto Komunis), merencanakan program jangka panjangnya dengan menggabungkan semua republik Sosialisme Universal sebagai pusat pemerintahan dunia, dan menegaskan, bahwa untuk mencapai tujuan itu dibutuhkan waktu panjang.
Nazisme Karl Reiter
William G. Carr menjeleskan, adapun Karl Reiter yang hidup antara tahun 1779-1854 adalah orang Jerman juga. la guru besar dalam ilmu Sejarah dan Geo-politik. Teori yang ia cetuskan merupakan jawaban atas Manifesto Komunis dengan menjelaskan, bahwa ras Arya adalah bangsa Aryalah yang paling berhak menguasai seluruh Eropa, kemudian seluruh dunia.
Baca juga: Zionisme Muncul setelah Ditemukannya Sistem Wireless dan Radio
Menurut Karl Reiter, untuk mewujudkan teorinya, Reiter mengorganisasi seluruh tokoh pendukung ras Arya fanatik, untuk meletakkan dasar-dasar paham Nazisme, dengan harapan bisa mewujudkan superioritas ras Arya, sebagai bangsa yang paling berhak menguasai dunia, dan menyulapnya menjadi pemerintah atheisme di bawah kekuasaan diktator universal.
Lihat Juga :