Mahkota Sufi Mullah Nashruddin (2)

Nashruddin Sering Mainkan Peranan Orang yang Belum Tercerahkan

loading...
Nashruddin Sering Mainkan Peranan Orang yang Belum Tercerahkan
Nasrudin Hoja.Foto/Ilustrasi/Ist
JIKA kita melihat beberapa cerita klasik Mullah Nashruddin dengan cara seutuh mungkin, kita segera menemukan bahwa keseluruhan pendekatan skolastik merupakan cara terakhir yang diperbolehkan oleh Sufi: (Baca juga: Kala Sampai di Samudera, Anda Tidak Akan Berbicara tentang Arus Sungai )

Nashruddin, ketika menyeberangi perairan yang ganas bersama seorang sarjana yang berpola pikir kaku dan formalistik, mengatakan sesuatu kepadanya yang secara kaidah bahasa tidak sesuai. "Apakah Anda tidak pernah belajar kaidah-kaidah?" tanya si sarjana tersebut.

"Tidak," jawab Nashruddin.

"Maka separo kehidupan Anda sia-sia," ucapnya kepada Nashruddin seraya bertanya, "Apakah Anda pernah belajar berenang?"



"Tidak, mengapa?"

"Maka seluruh kehidupan Anda sia-sia -- kita tengah tenggelam." (Baca juga: Pada Fase Tertentu Manusia Dapat Terbang dengan Kekuatannya Sendiri )

Idries Shah dalam The Sufis yang diterjemahkan M. Hidayatullah dan Roudlon, S.Ag. menjadi Mahkota Sufi : Menembus Dunia Ekstra Dimensi, berpendapat Ini merupakan penekanan terhadap sufisme sebagai suatu aktivitas praktis, seraya menolak bahwa pemikiran formal bisa sampai pada kebenaran, dan pola pemikiran yang diperoleh dari dunia biasa (pengalamannya) bisa diterapkan pada realitas yang sesungguhnya, yang bergerak ke dimensi lainnya.

Hal ini terlihat, bahkan lebih diperkuat oleh sebuah cerita konyol yang dilontarkan di sebuah warung teh, sebuah istilah tempat Sufi untuk pertemuan para darwis. Seorang pendeta masuk dan berkata:

Baca juga: Tradisi Alkimia Masuk ke Barat Melalui Sumber-Sumber Arab
halaman ke-1
cover top ayah
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اصۡبِرُوۡا وَصَابِرُوۡا وَرَابِطُوۡا وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

(QS. Ali 'Imran:200)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video