Pentingnya Bertawassul, Para Sahabat Nabi pun Melakukannya ketika Punya Hajat
Jum'at, 19 Januari 2024 - 08:48 WIB
loading...
A
A
A
Apa yang dilakukan sahabat Bilal merupakan salah satu kesunnahan Tawassul. Mari kita lihat riwayat lain yang berkenaan dengan tawassul kepada orang yang meninggal:
Ketika bencana kekeringan terjadi di zaman kekhalifahan Umar bin Khattab. Salah seorang sahabat Nabi, Bilal bin Harits datang ke pusara Rasul dan mengatakan: "Wahai Rasulullah, mintakanlah hujan untuk umatmu karena mereka telah (banyak) yang binasa. Rasulullah menemuinya di dalam mimpi dan memberitahukannya bahwa mereka akan diberi hujan (oleh Allah)." (Kitab Fathul Bari jilid 2 halaman 398, dan as-Sunan al-Kubra jilid 3 halaman 351)
Imam Mujahid meriwayatkan hadits dari Abdullah bin Abbas sebagai berikut: "Seorang yang menderita penyakit kejang kaki datang kepada Abdullah bin Abbas. Kepadanya Abdullah bin Abbas berkata: "Sebutlah orang yang paling kau cintai!" Orang itu lalu menyebut: "Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam!" Seketika itu juga lenyaplah penyakitnya. Ibnu Taimiyyah juga mengetengahkan riwayat ini dalam Kitabnya Al-Kalimut-Thayyib bab 47 halaman 165.
Demikian sekelumit kisah Para Sahabat melakukan tawassul ketika mereka punya Hajat. Allah mengabulkan doa mereka sesuai kehendak-Nya.
Baca juga: Tawasul : Pengertian, Jenis, Hukum dan Bacaan Doa
Wallahu A'lam
Ketika bencana kekeringan terjadi di zaman kekhalifahan Umar bin Khattab. Salah seorang sahabat Nabi, Bilal bin Harits datang ke pusara Rasul dan mengatakan: "Wahai Rasulullah, mintakanlah hujan untuk umatmu karena mereka telah (banyak) yang binasa. Rasulullah menemuinya di dalam mimpi dan memberitahukannya bahwa mereka akan diberi hujan (oleh Allah)." (Kitab Fathul Bari jilid 2 halaman 398, dan as-Sunan al-Kubra jilid 3 halaman 351)
3.Tawassul dengan Menyebut Nama Rasulullah
Al-Haitsam bin Khanas meriwayatkan kesaksiannya sendiri: "Ketika aku datang kepada Abdullah bin Umar, kulihat ada seorang yang menderita kejang kaki (kaku hingga tidak dapat berjalan). Abdullah bin Umar berkata kepadanya: "Sebutlah orang yang paling kau cintai!" Orang yang kejang itu berseru: "Ya Muhammad! Saat itu juga aku melihat ia langsung dapat berjalan seperti orang yang terlepas dari belenggu".Imam Mujahid meriwayatkan hadits dari Abdullah bin Abbas sebagai berikut: "Seorang yang menderita penyakit kejang kaki datang kepada Abdullah bin Abbas. Kepadanya Abdullah bin Abbas berkata: "Sebutlah orang yang paling kau cintai!" Orang itu lalu menyebut: "Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam!" Seketika itu juga lenyaplah penyakitnya. Ibnu Taimiyyah juga mengetengahkan riwayat ini dalam Kitabnya Al-Kalimut-Thayyib bab 47 halaman 165.
Demikian sekelumit kisah Para Sahabat melakukan tawassul ketika mereka punya Hajat. Allah mengabulkan doa mereka sesuai kehendak-Nya.
Baca juga: Tawasul : Pengertian, Jenis, Hukum dan Bacaan Doa
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :