Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 1-5 dengan Penjelasannya
Senin, 04 Maret 2024 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
بِاٰيٰتِ اللّٰهِ
(bi Aayaatil laahi)
Pertama, hukum tajwid Mad badal karena ada huruf alif berharakat fathah berdiri. Dibacanya panjang 1 alif atau 2 harakat. Lalu, ada pula tarqiq karena lafazh Allah didahului oleh kasroh.
لَهُمۡ عَذَابٌ شَدِيۡدٌ
(lahum 'azaabun shadiid)
Pertama, izhar syafawi. Alasannya karena ada mim sukun bertemu huruf 'ain. Bacanya jelas alias tidak dengung.
Kemudian, ada juga ikhfa karena dhommah tanwin bertemu huruf Sya. Dibacanya samar.
[ؕarabOpen] وَاللّٰهُ عَزِيۡزٌ ذُو انۡتِقَامٍؕ
(wallaahu 'aziizun zun tiqoom)
Pertama, ada tafkhim karena lafadz Allah didahului fathah. Lalu, ada 2 ikhfa. Masing-masing karena dhommah tanwin bertemu huruf dzal dan nun sukun bertemu huruf ta. Dibacanya samar.
5. Ayat 5
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَخۡفٰى عَلَيۡهِ شَىۡءٌ فِى الۡاَرۡضِ وَلَا فِى السَّمَآءِ
Artinya: Bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di bumi dan di langit.
اِنَّ اللّٰهَ
(Innal laaha)
Ada bacaan ghunnah karena terdapat nun bertasydid. Dibacanya dengung. Lalu, ada juga tafkhim karena lafadz Allah didahului fathah.
شَىۡءٌ فِى
(shai'un fi)
Terdapat hukum tajwid Ikhfa. Alasannya karena dhommah tanwin bertemu huruf fa. Dibacanya samar.
Demikianlah ulasan mengenai hukum tajwid Surat Ali Imran ayat 1-5 dengan penjelasannya. Semoga bermanfaat.
Baca juga: Hukum Tajwid Surat Yasin Ayat 51 Lengkap
Wallahu a’lam.
(wid)