Maqali, Hidangan Asal Suriah yang Selamatkan Pengungsi saat Berbuka Puasa

Senin, 18 Maret 2024 - 03:00 WIB
loading...
A A A
Maqali biasanya ditaburi dengan campuran rempah-rempah yang muncul panas dari minyak goreng, bahan-bahan seperti jintan dan serpihan cabai merah mungkin ada dalam campuran itu.

Mereka juga disajikan dengan berbagai saus yang berbeda, tergantung pada preferensi keluarga – beberapa menyukai saus tahini yang asam dan kaya, sementara yang lain memilih saus bawang putih yang pedas dengan lemon.

Namun Bayan dan keluarganya begitu miskin akibat perang dan pengungsian sehingga mereka tidak punya uang untuk membeli saus. Mereka, seperti ribuan pengungsi internal lainnya (IDP), datang ke kamp pengungsian Yaman lima tahun lalu. Mereka meninggalkan rumahnyadi Khan Sheikhoun.

Jadi dia memilih untuk menaburkan sayuran dengan garam saja dan menyajikannya dengan salad cincang sederhana.

Al Jazeera melaporkan pada akhir tahun ke-13 perang di Suriah, Program Pangan Dunia memperkirakan bahwa 12,9 juta warga Suriah menderita kekurangan pangan – lebih dari separuh perkiraan populasi sebanyak 23,4 juta jiwa.

Dan dengan terus meningkatnya harga pangan, yang meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun lalu, keluarga dengan pendapatan terendah hanya mampu memenuhi seperlima dari kebutuhan mereka.

Baca juga: Puluhan Ribu Pengungsi Suriah Susun Rencana Masuki Wilayah UE

Untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mendapatkan apa yang mereka butuhkan, Bayan bekerja bersama suaminya dan anak-anak mereka yang sudah cukup besar untuk bekerja – yang tertua berusia 10 tahun dan yang termuda berusia dua tahun – mengumpulkan besi tua dan kaleng logam untuk dijual.

Kenangan Ramadan yang Lalu

Selama bulan Ramadan, umat Islam yang taat menjalankan ibadah puasa. Makan malam untuk berbuka puasa berlangsung meriah, banyak masyarakat yang berkumpul bersama sahabat, keluarga atau anggota masyarakat, dan untuk itu telah disiapkan meja-meja pesta untuk berbuka puasa.

“Dulu kami memasak kibbeh dan mahshi,” kata Bayan sedih, mengingat resep terkenal yang kaya akan daging yang biasa menghiasi meja keluarga sebelum perang.

Kibbeh adalah kombinasi daging domba giling yang dibumbui lemak dan casing yang terbuat dari bulghur dan daging giling, sedangkan mahshi adalah isian daun anggur yang dimasak di atasnya. iga domba untuk rasa yang kaya.

Saat ini, bahkan menggoreng sayuran adalah sebuah kemewahan bagi keluarga miskin di Suriah, yang kini merupakan 90 persen dari jumlah penduduk Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menyegerakan Berbuka...
Menyegerakan Berbuka Puasa, Kesempatan Luar Biasa Meraih Kebaikan Ramadan
Doa Buka Puasa yang...
Doa Buka Puasa yang Paling Populer, Jangan Keliru Mengamalkannya di Ramadan Nanti
Agar Berkah, Yuk Simak...
Agar Berkah, Yuk Simak Etika Berbuka Puasa sesuai Sunnah Ini!
Bolehkah Non-muslim...
Bolehkah Non-muslim Ikut Buka Puasa Bersama?
10 Contoh Kultum Ramadan...
10 Contoh Kultum Ramadan 7 Menit, Referensi Ceramah Singkat Pengisi Waktu sebelum Berbuka Puasa
4 Bacaan Zikir dan Doa...
4 Bacaan Zikir dan Doa Setelah Buka Puasa Ramadan
Rekomendasi
5 Ayat Yasin tentang...
5 Ayat Yasin tentang Fenomena Alam Berikut Penjelasannya
Pulau Terbesar di Dunia...
Pulau Terbesar di Dunia Menyusut dan Terus Bergeser
Suhu Panas Ekstrem,...
Suhu Panas Ekstrem, PBB Klaim Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celcius
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved