Tradisi Ramadan di Gaza yang Tinggal Kenangan

Jum'at, 05 April 2024 - 15:17 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Ramadan di Gaza, Hamas: Bulan Kemenangan dan Bulan Jihad

Nourhan Attallah, seorang ahli gizi dan apoteker di Gaza selatan, mengatakan bahwa Ramadan adalah “bulan yang sangat produktif dan menguntungkan, penuh dengan kerja dan semangat” dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sebagai ahli gizi, saya menerima klien sepanjang tahun dan berbagi informasi serta saran di media sosial tentang makan sehat,” katanya kepada Arab News.

“Namun selama bulan Ramadan, jumlah klien saya akan meningkat secara signifikan karena banyak orang yang berupaya mengikuti pola makan sehat, baik untuk menurunkan berat badan atau tetap sehat selama bulan puasa. Pekerjaan tambahan ini membantu saya menutupi anggaran Ramadan, yang seringkali lebih tinggi dibandingkan sisa tahun ini.

“Makanan berlimpah di Gaza sebelum perang, dan saya dengan mudah menemukan semua bahan yang saya perlukan untuk membuat hidangan sehat.”

Makanan yang bisa ditemukan di Gaza selatan sekarang, di bawah embargo ketat Israel, “kualitasnya sangat buruk” dan “pilihannya sangat terbatas,” kata Attallah.

Baca juga: 5 Fakta Memprihatinkan Puasa Ramadan saat Bencana Kelaparan di Gaza

“Protein hewani sama sekali tidak ada dan kalaupun kita berhasil menemukannya, harganya akan meroket. Misalnya, satu kilo daging sapi sekarang berharga sekitar $70 atau Rp1,1 juta. Sebelum 7 Oktober, maksimum $20 atau Rp317 ribu.”

Ketika beberapa klien tetapnya mendekatinya untuk meminta nasihat tentang cara untuk tetap sehat selama Ramadan tahun ini, Attallah mengatakan dia “tidak dapat menyusun rencana diet yang mencakup makanan yang dapat diakses di Gaza selatan.”

Dia menambahkan: “Saya merasa putus asa karena saya tidak dapat beradaptasi dan menjalankan profesi saya dengan baik dalam situasi ini."

“Saya sendiri tidak bisa mengikuti pola makan sehat dengan makanan yang kita miliki. Pilihan yang tersedia sangat terbatas dan ini tidak ada hubungannya dengan pendapatan seseorang. Baik kaya atau miskin, semua orang di Gaza terkena dampak kekurangan pangan dan air.”

Baca juga: Bagaimana Kondisi Gaza saat Bulan Ramadan? Dimulai dengan Kelaparan Parah
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Zulhijjah Termasuk...
Mengapa Zulhijjah Termasuk Bulan Haram? Begini Penjelasannya
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Puasa Itu, Rahasia antara...
Puasa Itu, Rahasia antara Kita dan Allah SWT Saja!
Sidang Isbat Jadi Penentu...
Sidang Isbat Jadi Penentu Awal Puasa 1447 H, Begini Penjelasan Kemenag
Hasil Falakiyah Ponpes...
Hasil Falakiyah Ponpes di Jatim Tetapkan Awal Ramadan 2026 Jatuh pada Kamis 19 Februari
Hari Ini Kemenag Gelar...
Hari Ini Kemenag Gelar Pemantauan Hilal dan Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026
Rekomendasi
Jenis Anjing Pelacak...
Jenis Anjing Pelacak yang Dipakai Polisi untuk Bongkar Kejahatan
Tulang Rahang Keturunan...
Tulang Rahang Keturunan Manusia Pertama di Bumi Ditemukan
Dunia Bawah Laut Purba...
Dunia Bawah Laut Purba Jadi Kunci Bukti Peradaban Kuno
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved