Puncak Haji Lancar, Menag Yaqut: Skema Murur dan Smart Card Kunci Sukses
Sabtu, 22 Juni 2024 - 12:56 WIB
loading...
A
A
A
“Banyak hal baru di penyelenggaraan haji tahun ini. Pertama soal nusuk card atau smart card itu, di mana Pemerintah kerajaan Saudi Arabia bisa dengan mudah mendeteksi mana jemaah haji legal dan ilegal,” jelasnya.
“Ini juga berefek kepada rombongan jemaah haji Indonesia karena sebelumnya ketika masih leluasa gitu ya, jemaah haji yang menggunakan visa non-haji, itu bisa masuk di Arafah, di Mina, dan Muzdalifah. Kerumunan itu menjadi semakin besar gitu, sehingga space-spacenya juga terbatas,” sambungnya.
Maka dengan adanya penerapan Kartu Nusuk ini, kepadatan tidak separah tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini karena ada pembatasan melalui Nusuk Card itu, ya Alhamdulillah meskipun ada kepadatan-kepadatan di beberapa titik tertentu, tidak semasif tahun lalu,” ungkapnya.
Baca juga: Kisah Mbah Satam Naik Haji di Usia 100 Tahun: Nangis-nangis saat Wukuf
“Apalagi di Muzdalifah misalnya kita juga sudah lakukan inovasi yang kemudian kita sebut sebagai game changer dari semua puncak haji yang pemerintah berikan kepada jemaah ini adalah skema murur di Muzdalifah," tutup Menag.
“Ini juga berefek kepada rombongan jemaah haji Indonesia karena sebelumnya ketika masih leluasa gitu ya, jemaah haji yang menggunakan visa non-haji, itu bisa masuk di Arafah, di Mina, dan Muzdalifah. Kerumunan itu menjadi semakin besar gitu, sehingga space-spacenya juga terbatas,” sambungnya.
Maka dengan adanya penerapan Kartu Nusuk ini, kepadatan tidak separah tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini karena ada pembatasan melalui Nusuk Card itu, ya Alhamdulillah meskipun ada kepadatan-kepadatan di beberapa titik tertentu, tidak semasif tahun lalu,” ungkapnya.
Baca juga: Kisah Mbah Satam Naik Haji di Usia 100 Tahun: Nangis-nangis saat Wukuf
“Apalagi di Muzdalifah misalnya kita juga sudah lakukan inovasi yang kemudian kita sebut sebagai game changer dari semua puncak haji yang pemerintah berikan kepada jemaah ini adalah skema murur di Muzdalifah," tutup Menag.
(kri)
Lihat Juga :