Kisah Khalifah Umar bin Khattab Mengirim Pasukan Bantuan ke Mesir Dipimpin Zubair bin Awwam
Kamis, 27 Juni 2024 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Ia tetap tabah menghadapi bahaya itu, dan berhasil menerobosnya. Dalam hatinya sudah tertanam keyakinan, bahwa Romawi tak akan mampu menghadapi orang yang sudah pernah mengalahkan Kisra dan Kaisar.
Bukankah dia sudah berhadapan dengan pihak Romawi di Farama, di Bilbis, Umm Dunain dan di Fayyum? Tak sekali pun pasukan Romawi mendapat kemenangan, sementara ia sendiri sudah berulang kali mengalahkannya!
Dalam pada itu surat-suratnya kepada Khalifah Umar bin Khattab meminta bala bantuan lebih dipercepat tiada putusnya. Bantuan yang pertama dengan jumlah kecil itu tidak mengurangi semangatnya, tidak menimbulkan rasa putus asa dalam hatinya.
Malah ia berusaha dengan segala daya upaya untuk tetap mempertahankan kekuatan moralnya yang tinggi ke dalam jiwa pasukannya, dengan kepercayaan bahwa Amirulmukminin masih akan memperbesar bala bantuannya, dan untuk melaksanakan segala rencananya bila sudah tiba saatnya.
Baca juga: Politik Amr bin Ash di Mesir: Bebas Berkeyakinan dan Memberi Keringanan Pajak
Zubair bin Awwam
Kita tak habis heran bala bantuan kepada Amr itu terlambat sampai sejauh itu. Melihat kemenangannya di Farama dan di Bilbis patut sekali jika Amirulmukminin mempercepat bala bantuannya, supaya dengan pasukannya yang hanya sedikit itu ia tidak terjebak menghadapi kekuatan Romawi dalam benteng-benteng yang begitu kukuh.
Adakah dugaan bahwa panglimanya masih akan tinggal di Arisy atau di Farama menunggu datangnya bala bantuan, dan sebagai prajurit di tengah-tengah prajurit yang lain dia tidak akan mempertaruhkan diri menyerang musuh.
Setelah menerima berita tentang kemenangannya di Farama serta perjalanannya ke Bilbis, dan bahwa sesudah ia nyaris berhadapan dengan pasukan Romawi di ibu kota Firaun itu, Umar baru memobilisasi bala bantuan, kemudian saat ia menerima berita mengenai Umm Dunain serta kemenangan Amr di sana, bala bantuan itu ditambah lagi dengan dipimpin oleh Zubair bin Awwam?
Bagaimanapun keadaannya, ketika itu Zubair sudah bersiap-siap akan mengadakan perjalanan perang dan akan menuju Antakiah. Zubair bin Awwam adalah sepupu Nabi dari pihak ibu, dan sahabatnya. Ia termasuk pahlawan Arab yang tidak banyak jumlahnya.
Baca juga: Kisah 4.000 Orang Pasukan Amr bin Ash Menerobos Farama, Pasukan Romawi Mundur
Setelah mengetahui niatnya ia dipanggil oleh Umar seraya katanya: "Abu Abdullah! Bersediakah Anda ke Mesir?"
Bukankah dia sudah berhadapan dengan pihak Romawi di Farama, di Bilbis, Umm Dunain dan di Fayyum? Tak sekali pun pasukan Romawi mendapat kemenangan, sementara ia sendiri sudah berulang kali mengalahkannya!
Dalam pada itu surat-suratnya kepada Khalifah Umar bin Khattab meminta bala bantuan lebih dipercepat tiada putusnya. Bantuan yang pertama dengan jumlah kecil itu tidak mengurangi semangatnya, tidak menimbulkan rasa putus asa dalam hatinya.
Malah ia berusaha dengan segala daya upaya untuk tetap mempertahankan kekuatan moralnya yang tinggi ke dalam jiwa pasukannya, dengan kepercayaan bahwa Amirulmukminin masih akan memperbesar bala bantuannya, dan untuk melaksanakan segala rencananya bila sudah tiba saatnya.
Baca juga: Politik Amr bin Ash di Mesir: Bebas Berkeyakinan dan Memberi Keringanan Pajak
Zubair bin Awwam
Kita tak habis heran bala bantuan kepada Amr itu terlambat sampai sejauh itu. Melihat kemenangannya di Farama dan di Bilbis patut sekali jika Amirulmukminin mempercepat bala bantuannya, supaya dengan pasukannya yang hanya sedikit itu ia tidak terjebak menghadapi kekuatan Romawi dalam benteng-benteng yang begitu kukuh.
Adakah dugaan bahwa panglimanya masih akan tinggal di Arisy atau di Farama menunggu datangnya bala bantuan, dan sebagai prajurit di tengah-tengah prajurit yang lain dia tidak akan mempertaruhkan diri menyerang musuh.
Setelah menerima berita tentang kemenangannya di Farama serta perjalanannya ke Bilbis, dan bahwa sesudah ia nyaris berhadapan dengan pasukan Romawi di ibu kota Firaun itu, Umar baru memobilisasi bala bantuan, kemudian saat ia menerima berita mengenai Umm Dunain serta kemenangan Amr di sana, bala bantuan itu ditambah lagi dengan dipimpin oleh Zubair bin Awwam?
Bagaimanapun keadaannya, ketika itu Zubair sudah bersiap-siap akan mengadakan perjalanan perang dan akan menuju Antakiah. Zubair bin Awwam adalah sepupu Nabi dari pihak ibu, dan sahabatnya. Ia termasuk pahlawan Arab yang tidak banyak jumlahnya.
Baca juga: Kisah 4.000 Orang Pasukan Amr bin Ash Menerobos Farama, Pasukan Romawi Mundur
Setelah mengetahui niatnya ia dipanggil oleh Umar seraya katanya: "Abu Abdullah! Bersediakah Anda ke Mesir?"
Lihat Juga :