Kisah Khalifah Umar bin Khattab Mengirim Pasukan Bantuan ke Mesir Dipimpin Zubair bin Awwam

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:13 WIB
loading...
A A A
Zubair menjawab: "Saya tak berkepentingan di sana. Tetapi kepergian saya untuk berjuang dan untuk membantu kaum Muslimin. Kalau Amr sudah dapat membebaskannya, tak perlu lagi saya mencampuri tugasnya. Tujuan saya ke beberapa tepi pantai dan akan berpangkal di sana. Tetapi kalau saya menemuinya ia sedang dalam pertempuran saya akan bergabung dengan dia."

Umar mendoakannya dan melepaskannya. Zubair berangkat memimpin sebuah pasukan sampai mencapai Mesir dengan tujuan Ain Syams.

Penunjukan Zubair oleh Umar sangat tepat sekali. Pahlawan ini sejak kecil sudah terkenal dengan ketegaran dan kegesitannya. Di samping itu ia murah hati kepada semua orang. Ia sudah masuk Islam ketika baru berumur enam belas tahun. Ia ikut dalam dua kali hijrah ke Abisinia. Setelah hijrah ke Madinah dalam setiap ekspedisi bersama Rasulullah ia tak pernah ketinggalan.

Ia sudah berikrar kepada Rasulullah untuk mati di Perang Uhud . Ketika dalam Perang Khandaq Nabi menunjuk orang siapa yang akan membawa berita tentang Ahzab dan Banu Quraizah, maka yang terpilih adalah Zubair; diadakan yang kedua, yang terpilih adalah Zubair, dan diadakan yang ketiga kalinya, juga yang terpilih adalah Zubair.

Baca juga: Profil dan Biografi Amr bin Ash, Sahabat Nabi yang Sukses Menaklukkan Mesir

Maka Rasulullah berkata: "Setiap nabi mempunyai seorang pengikut; pengikutku adalah Zubair bin Awwam."

Salah satu panji kaum Muhajirin ketika pembebasan Makkah di tangan Zubair. Oleh karena itu Nabi sangat dekat kepadanya dan sangat mencintainya.

Sesudah rumah-rumah di Madinah ditentukan pemetaannya ia mendapat bagian tanah yang luas dan diberi pula kebun kurma dari harta Banu Nadir, dan dia diizinkan memakai sutra.

Abu Bakar dan Umar juga mencintainya, seperti kecintaan Nabi kepadanya. Di Jurf Abu Bakar menempatkannya di rumah-rumah kaum Ansar dan di Aqiq Umar juga memperlakukannya demikian. Bahkan semua orang yang mengenalnya mencintainya. Orang yang paling mencintainya ialah anggota-anggota pasukan yang berada di bawah pimpinannya.

Baca juga: Kisah Pembebasan Mesir: Dialog Amr bin Ash dengan Para Uskup Utusan Muqauqis
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Ilmuwan Rilis Panduan...
Ilmuwan Rilis Panduan Bertahan Hidup untuk Menghindari Bencana Perubahan Iklim
60 Spesies Baru Ditemukan...
60 Spesies Baru Ditemukan di Bawah Laut Pulau Paskah
6 Lubang Terdalam di...
6 Lubang Terdalam di Dunia yang Bikin Bulu Kuduk Merinding
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved