alexametrics

Nasihat Ustaz Arifin Ilham yang Menyejukkan Hati

loading...
Nasihat Ustaz Arifin Ilham yang Menyejukkan Hati
Ustaz Muhammad Arifin Ilham ketika menyampaikan ceramah. Foto/Kronologi.id
Umat Islam di Indonesia sedang berduka karena kehilangan sosok ulama penyejuk hati, Ustaz Muhammad Arifin Ilham yang meninggal dunia di rumah sakit Penang, Malaysia, Rabu 22 Mei 2019.

Pimpinan Majelis Az-Zikra Sentul itu selama hayatnya memang dikenal sebagai ulama pemersatu umat. Di tengah kesibukannya berdakwah di Tanah Air, beliau juga tak pernah lepas dari aktivitas zikir. (Baca Juga: Habib Ali Zainal Abidin: Ilmu Akan Hilang Ketika Para Ulama Wafat)

Dari sekian banyak tausiyah dan nasihat Ustaz Arifin Ilham, ada satu nasihat indah yang cukup populer di tengah masyarakat Indonesia. Pesan ini merupakan nasihat paling berkesan sepeninggal beliau.

Berikut nasihatnya:

Cerdasnya orang yang beriman adalah dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat dan yang sekejap untuk hidup yang panjang. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup.



Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup. Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
1. Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

2. Membaca Alqur'an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Alqur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

3. Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu Subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid. Karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

4. Jaga Salat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada salat dhuha

5. Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

6. Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, "Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu salat walau ia sedang tidak salat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah".

7. Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud:
1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah. "Allahumma inni as'aluka husnal khatimah". Artinya: Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khatimah.
2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan taubat sebelum wafat.
"Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut". Artinya: Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat.
3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas agamanya.
"Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika". Artinya: Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu.
(rhs)
cover top ayah
اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الۡحَـىُّ الۡقَيُّوۡمُۚ  لَا تَاۡخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوۡمٌ‌ؕ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ مَنۡ ذَا الَّذِىۡ يَشۡفَعُ عِنۡدَهٗۤ اِلَّا بِاِذۡنِهٖ‌ؕ يَعۡلَمُ مَا بَيۡنَ اَيۡدِيۡهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡ‌ۚ وَلَا يُحِيۡطُوۡنَ بِشَىۡءٍ مِّنۡ عِلۡمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرۡسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ‌‌ۚ وَلَا يَـــُٔوۡدُهٗ حِفۡظُهُمَا ‌ۚ وَ هُوَ الۡعَلِىُّ الۡعَظِيۡمُ
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

(QS. Al-Baqarah:255)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak