Kaisar Heraklius Meninggal, di Tengah Terpojoknya Pasukan Romawi di Mesir
Senin, 08 Juli 2024 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Heraklius Kerahkan Kapal Mengepung Abu Ubaidah di Hims
Dalam pada itu setiap hari mereka mendapat berita bahwa pasukan Arab melakukan serangan ke sekitar daerah itu. Kemudian bulan Maret tahun 641 pun tiba, Sungai Nil sudah hampir kering pula.
Ketika itulah datang berita tentang kematian Heraklius, pada paruh pertama bulan Februari tahun 641. Kematiannya itu telah menimbulkan kegelisahan yang luar biasa. Sungguhpun begitu pihak benteng terus mengadakan perlawanan. Harapan akan datangnya bala bantuan untuk menolong mereka tetap hidup dalam hati para pengawal benteng itu.
Malapetaka yang menimpa Heraklius di Mesir itu merupakan salah satu sebab yang mempercepat kematiannya. Setelah bertemu Muqauqis ia terserang demam. Kekacauan itu membuatnya tak dapat lagi berpikir untuk membantu benteng Babilon atau mengatur cara-cara pertahanannya.
Tak ada yang lain dapat memikirkan hal ini karena pemerintahan waktu itu seluruhnya tenggelam di bawah beban yang berat oleh kekalahannya sejak pasukan Arab menguasai Damsyik dan Baitulmukadas, mengusir pasukan Romawi dari Syam dan kemudian menyebarkan ketakutan di seluruh Mesir.
Akan tetapi kuatnya tembok-tembok benteng dan menara-menaranya, membuat mereka yang masih hidup dalam benteng itu tetap bertahan terhadap para penyerang sampai akhir Maret dan hari-hari pertama bulan April.
Baca juga: Kisah Kaisar Heraklius Mengakui Kebenaran Nabi Muhammad, Ini Pesannya
Dalam pada itu setiap hari mereka mendapat berita bahwa pasukan Arab melakukan serangan ke sekitar daerah itu. Kemudian bulan Maret tahun 641 pun tiba, Sungai Nil sudah hampir kering pula.
Ketika itulah datang berita tentang kematian Heraklius, pada paruh pertama bulan Februari tahun 641. Kematiannya itu telah menimbulkan kegelisahan yang luar biasa. Sungguhpun begitu pihak benteng terus mengadakan perlawanan. Harapan akan datangnya bala bantuan untuk menolong mereka tetap hidup dalam hati para pengawal benteng itu.
Malapetaka yang menimpa Heraklius di Mesir itu merupakan salah satu sebab yang mempercepat kematiannya. Setelah bertemu Muqauqis ia terserang demam. Kekacauan itu membuatnya tak dapat lagi berpikir untuk membantu benteng Babilon atau mengatur cara-cara pertahanannya.
Tak ada yang lain dapat memikirkan hal ini karena pemerintahan waktu itu seluruhnya tenggelam di bawah beban yang berat oleh kekalahannya sejak pasukan Arab menguasai Damsyik dan Baitulmukadas, mengusir pasukan Romawi dari Syam dan kemudian menyebarkan ketakutan di seluruh Mesir.
Akan tetapi kuatnya tembok-tembok benteng dan menara-menaranya, membuat mereka yang masih hidup dalam benteng itu tetap bertahan terhadap para penyerang sampai akhir Maret dan hari-hari pertama bulan April.
Baca juga: Kisah Kaisar Heraklius Mengakui Kebenaran Nabi Muhammad, Ini Pesannya
(mhy)
Lihat Juga :