Membaca Masa Depan Hamas dan Rakyat Palestina Tanpa Ismail Haniyeh

Rabu, 07 Agustus 2024 - 05:57 WIB
loading...
Membaca Masa Depan Hamas...
Bagaimana nasib Hamas dan rakyat Palestina setelah tiada Ismail Haniyeh? Foto/Ilustrasi: Al Jazeera
A A A
Prof Khaled Hroub mengatakan secara simbolis, kematian Ismail Haniyeh merupakan kehilangan terberat yang dialami oleh para pemimpin Hamas sejak terbunuhnya pendiri sekaligus pemimpin spiritualnya, Ahmed Yassin , pada tahun 2004.

"Meskipun kerugian yang ditimbulkan cukup besar, Hamas tidak akan hancur hanya karena ketidakhadirannya," tulis Profesor Studi Timur Tengah, Universitas Northwestern di Qatar dan penulis dua buku tentang Hamas tersebut dalam artikelnya berjudul "Haniyeh killing: What will Hamas look like after the political leader's death?" yang dilansir Middle East Eye, 2 Agustus lalu.

Menurutnya, kepemimpinan kolektif kelompok ini tersebar di dalam dan luar Palestina , dengan struktur yang dirancang untuk meminimalkan hilangnya pemimpin mana pun, betapa pun pentingnya mereka.

Baca juga: Mengenang Pertemuan Ismail Haniyeh dengan Mantan Wapres JK

Pola pembunuhan dan pembaruan ini telah berulang dari waktu ke waktu. Menghilangkan pemimpin secara individu untuk sementara melemahkan gerakan tersebut, tetapi mengonsolidasikan kedudukan dan popularitasnya. "Para pemimpin yang lebih muda masuk, reorganisasi pun terjadi, dan basis dukungan kelompok tersebut meluas," jelasnya.

Faktor yang lebih penting adalah semakin parahnya penyebab di balik kemunculan Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya: kebrutalan pendudukan Israel yang sedang berlangsung.

Israel berperang melawan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan Fatah, dan setelah menetralkan keduanya tanpa mengakhiri penjajahan dan pendudukannya atas Palestina, Hamas dan Jihad Islam Palestina, yang dilarang, bahkan dimasukkan sebagai kelompok teroris di Inggris dan negara-negara lain, muncul.

Persamaannya tetap sama: pendudukan militer melahirkan perlawanan.

Lalu, apa yang akan terjadi pada Hamas dan rakyat Palestina setelah Haniyeh?

Khaled Hroub mengatakan bagi Hamas, ini adalah kehilangan besar, yang terjadi pada saat gerakan tersebut tengah berjuang melawan apa yang tampaknya merupakan perang untuk bertahan hidup di Jalur Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Hewan Mungil Ini Ternyata...
Hewan Mungil Ini Ternyata Nenek Moyang Sapi, Babi, dan Rusa
Cekungan Saint Croix,...
Cekungan Saint Croix, Ilmuwan Sebut Keajaiban Irigasi dari Peradaban yang Terlupakan
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Sheikh Ahmed Yassin,...
Sheikh Ahmed Yassin, Pendiri Hamas Dekat dengan Rakyat Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved