alexametrics

Pilih Dunia atau Akhirat? Ini Jawaban Alqur'an

loading...
Pilih Dunia atau Akhirat? Ini Jawaban Alquran
Allah Ta'ala memberi petunjuk dalam Alqur'an, apabila ingin mendapat ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat, maka ikutilah Rasulullah SAW. Foto/DOk SINDOnews
Banyak orang mendambakan kehidupan terbaik di dunia dan akhirat. Namun, tak sedikit di antara umat Islam justru kebingungan menentukan jalan hidupnya.

Dunia seakan-akan menjadi surga yang sesungguhnya, padahal Alqur'an telah memberi petunjuk dan solusi terbaik atas persoalan yang dihadapi manusia.

Hidup memang pilihan, namun semuanya tak terlepas dari soal keyakinan. Dalam Alqur'an, Allah Ta'ala mengingatkan manusia dengan firman-Nya (yang artinya): "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun."



Ayat ini sangat populer dan menjadi penegas bahwa hidup adalah ujian bagi manusia. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam Tafsir as-Sa'di menjelaskan makna ayat ini sebagai kematian di dunia dan kehidupan di akhirat.

Barang siapa yang tunduk kepada perintah Allah dan memperbagus amalnya, maka Allah akan memperbagus balasan-Nya di dunia dan akhirat. Sebaliknya barang siapa yang mengikuti hawa nafsu dan menolak mengikuti perintah Allah, maka dia akan memperoleh balasan yang buruk.

Rasulullah SAW juga mengingatkan manusia bahwa dunia adalah ladangnya akhirat. Mau tak mau, sadar atau tidak sadar, dunia akan pergi meninggalkan kita dan akhirat justru menghampiri kita.

Alqur'an Menjawab:
Allah Ta'ala telah memberi petunjuk jelas dalam Alqur'an. Ada banyak ayat yang menjadi petunjuk bagi mereka yang mau menggunakan akal sehatnya, di antaranya :

Surah An-Nahl (16) ayat 97:
"Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”

Surah Az-Zumar (39) ayat 10:

"Katakanlah (Muhammad), 'Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.' Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas."

Surah Al-Hujarat (49) ayat 13:

"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah, ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mengenal."

Surah Al-Qashas (28) ayat 77:
"Dan carilah apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."

Surah Ali Imran (3) ayat 31:
"Katakanlah (Muhammad): 'Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kalian'. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Dari paparan ayat di atas jelaslah bahwa tujuan hidup sejatinya bukanlah dunia. Dunia hanyalah tempat ujian karena sifatnya tidak kekal (sementara). Rasulullah SAW pernah bersabda dalam satu hadits dari Abu Hurairah: "Umur umatku antara 60 sampai 70 tahun. Dan sangat sedikit di antara mereka yang melewati itu".

Sejatinya, tujuan hidup bukanlah sekadar menginginkan surga, melainkan Allah adalah tujuannya dan keridhaan-Nya lah semata-mata yang dicari. Untuk meraih ridha Allah tentu butuh usaha, pengorbanan (jihad), perjuangan, tekad, ijtihad, kegigihan dan doa.

Allah Ta'ala memberi petunjuk dalam Surah Ali 'Imran ayat 31, apabila ingin mendapat ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat, maka ikuti dan taatilah Rasulullah SAW, hidupkan sunnahnya.

Akhir kalam, sungguh tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk dan kebahagiaan. Aamin
(rhs)
cover top ayah
اِنَّ الَّذِيۡنَ اتَّقَوۡا اِذَا مَسَّهُمۡ طٰۤٮِٕفٌ مِّنَ الشَّيۡطٰنِ تَذَكَّرُوۡا فَاِذَا هُمۡ مُّبۡصِرُوۡنَ‌ۚ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat (berbuat dosa) dari setan, mereka pun segera ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.

(QS. Al-A’raf:201)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak