alexametrics

Begini Adab Bertetangga yang Diajarkan Nabi

loading...
Begini Adab Bertetangga yang Diajarkan Nabi
Rasulullah SAW mengajarkan manusia agar memuliakan tetangga dan haramnya menganggu mereka. Foto/Dok Islampos
Kedudukan tetangga dalam Islam ternyata memiliki tempat terhormat. Rasulullah SAW mengajarkan manusia agar memuliakan tetangga dan haramnya menganggu mereka dengan lisan maupun perbuatan.

Dalam Kitab Tanbihul Ghafilin (peringatan bagi orang yang lalai), Ulama besar Fiqih Abu Laits As-Samarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Said bin Al-Musayyab berkata Rasulullah SAW bersabda: "Kehormatan tetangga kepada tetangganya bagaikan kehormatan ibu. Juga dapat berarti haramnya menggangu tetangga sama haram menggangu ibu kandung."

Abu Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Syuraih Alka'bi berkata Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang beriman percaya kepada Allah dan hari kemudian hendaklah berkata baik atau diam. Siapa yang beriman (percaya) kepada Allah dan hari kemudian harus menghormati tetangganya. Siapa yang beriman percaya kepada Allah dan hari kemudian harus merus menghormati tetamunya yaitu hari pertama datangnya dan sampai tiga hari dan selebihnya dari itu sebagai sedekah."

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Jibril selalu berpesan kepadaku supaya baik dengan tetangga sehingga saya kira kemungkinan itu akan diberi hak waris."



Nabi Muhammad SAW juga berpesan kepada Abu Hurairah sebagaimana dalam hadits beliau SAW bersabda: "Ya Abu hurairah, jadilah seorang yang warak (menjauhi dari yang syubhat) niscaya kau akan menjadi ahli ibadah dan jadilah orang yang qana'ah (menerima apa adanya) supaya kau menjadi manusia yang sangat bersyukur. Dan cintailah sesama manusia sebagaimana kau mencintai dirimu sendiri nescaya kau menjadi mukmin benar-benar. Dan perbaikilah hubungan dengan tetanggamu niscaya engkau menjadi muslim yang benar dan kurangilah tertawamu kerana tertawa itu mematikan hati."

3 Macam Tetangga, yaitu:

1. Adapun yang mempunyai tiga hak, maka tetangga yang sekerabat dan muslim.
2. Adapun yang mempunyai dua hak, maka tetangga itu yang bukan kerabat tetapi muslim.
3. Adapun yang mempunyai satu hak, maka tetangga orang kafir dzimmi (orang kafir yang tidak menggangu kaum muslimin).

Hak-hak Tetangga:

1. Jika utang, bantulah untuk mengutangi.
2. Jika mengundang, penuhilah undangannya.
3. Jika sakit, jenguklah ia.
4. Jika meminta tolong, bantulah ia.5. Apabila tertimpa bala, hiburlah ia.6. Apabila mendapat kesenangan, berilah ucapan selamat.
7. Apabila mati, uruslah jenazahnya dan antarlah ke pemakaman.
8. Jika pergi, jagalah rumah dan anak-anaknya.
9. Tidak menggangunya dengan bau masakan, kecuali engkau memberikan masakan itu kepadanya.
10. Tidak meninggalkan bangunan atas bagunannya kecuali dengan kerelaan hatinya.

Seorang datang kepada Rasulullah SAW mengeluh karena gangguan tetangganya, maka Rasulullah bersabda kepadanya: "Jagalah dirimu, jangan menggangunya dan sabarlah atas gangguannya dan cukup bagimu kematian untuk memisah kamu berdua."

Abu Laits berkata: "Seorang muslim harus sabar terhadap gangguan tetangganya dan tidak menggangu tetangganya dan auratnya. Adapun aman dari lidahnya, maka tidak mengganggu atau membicarakannya yang tidak baik. Adapun aman dari tangannya, sekiranya kelupaan tidak mengunci rumahnya, tetangganya itu tidak curiga. Adapun auratnya, maka sekiranya ia pergi lalu mendapat berita bahwa tetangganya masuk ke rumahnya ia merasa aman."

Ibnu Abbas berkata: "Tiga macam akhlak yang berlaku di masa jahilliyah dan dianjurkan supaya tetap ada pada kaum muslimin yaitu:
1. Jika kedatangan tamu bersungguh-sungguh untuk menghormati dan menjamunya.
2. Jika mempunyai istri yang telah tua, tidak menceraikannya supaya jangan tidak sia-sia.
3. Jika tetangganya mendapat kesulitan, maka ia berusaha meringankannya meskipun dengan membayarkan utangnya.

Peringatan Bagi Tetangga:
Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda: "Pada hari kiamat kelak seorang tetangga memegang tetangganya dan berkata: "Ya Tuhan, Engkau luaskan rezeki saudaraku ini dan menyempitkan rezekiku sehingga saya lapar pada waktu siang hari dan ia kenyang, maka tanyakan kepadanya mengapa ia menutup pintunya dan mengharamkan aku dari apa yang telah diluaskan baginya."

4 Adab yang Baik kepada Tetangga:
1. Membantu dengan apa yang ada padanya.
2. Tidak menginginkan kepunyaan tetangganya.
3. Tidak mengganggu kepadanya.
4. Sabar atas gangguan tetangganya.
(rhs)
cover top ayah
وَجَاوَزۡنَا بِبَنِىۡۤ اِسۡرَآءِيۡلَ الۡبَحۡرَ فَاَتۡبـَعَهُمۡ فِرۡعَوۡنُ وَجُنُوۡدُهٗ بَغۡيًا وَّعَدۡوًا‌ ؕ حَتّٰۤى اِذَاۤ اَدۡرَكَهُ الۡغَرَقُ قَالَ اٰمَنۡتُ اَنَّهٗ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا الَّذِىۡۤ اٰمَنَتۡ بِهٖ بَنُوۡۤا اِسۡرَآءِيۡلَ وَ اَنَا مِنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ
Dan Kami selamatkan Bani Israil melintasi laut, kemudian Fir‘aun dan bala tentaranya mengikuti mereka, untuk menzhalimi dan menindas (mereka). Sehingga ketika Fir‘aun hampir tenggelam dia berkata, “Aku percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan aku termasuk orang-orang Muslim (berserah diri).”

(QS. Yunus:90)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak