Kisah Sufi: Jalan yang Ditempuh Sungai Kehidupan Terpatri di Atas Pasir
Rabu, 20 November 2024 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Sufi, Putri yang Tidak Patuh
Lalu, sungai itu melepaskan uap-uapnya ke dalam lengan angin yang menyambut, yang dengan lembut dan ringan mengangkatnya dan menerbangkannya. Setelah sampai di puncak gunung nun jauh di sana, angin menjatuhkannya perlahan kembali ke tanah. Sungai itu merekam kuat di dalam benaknya semua rinci pengalaman itu, sebab sebelumnya ia telah ragu. Ia merenungkannya, "Ya, sekarang aku telah mengenal jati diriku sebenarnya."
Sungai itu mendapat pelajaran. Namun, itu berbisik: "Kami tahu, sebab kami melihatnya terjadi hari demi hari; dan sebab kami, pasir, membentang dari tepi sungai gunung."
Dan itulah sebabnya dikatakan bahwa jalan yang ditempuh oleh Sungai Kehidupan dalam pengembaraannya terpatri di atas pasir.
***
Idries Shah dalam bukunya berjudul "Tales of The Dervishes" yang diterjemahkanAhmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi" menyebutkisah indah ini hidup dalam tradisi lisan pelbagai bahasa, hampir selalu dituturkan di kalangan para darwis dan murid-muridnya.
Kisah ini disinggung dalam buku Sir Fairfax Cartwright,Mystic Rose from Garden of the King, terbit di Inggris tahun 1899. Versi ini berasal dari Awad Afifi, seorang Tunisia, yang wafat tahun 1870.
Baca juga: Kisah Sufi: Berharga dan Tak Berharga
Lalu, sungai itu melepaskan uap-uapnya ke dalam lengan angin yang menyambut, yang dengan lembut dan ringan mengangkatnya dan menerbangkannya. Setelah sampai di puncak gunung nun jauh di sana, angin menjatuhkannya perlahan kembali ke tanah. Sungai itu merekam kuat di dalam benaknya semua rinci pengalaman itu, sebab sebelumnya ia telah ragu. Ia merenungkannya, "Ya, sekarang aku telah mengenal jati diriku sebenarnya."
Sungai itu mendapat pelajaran. Namun, itu berbisik: "Kami tahu, sebab kami melihatnya terjadi hari demi hari; dan sebab kami, pasir, membentang dari tepi sungai gunung."
Dan itulah sebabnya dikatakan bahwa jalan yang ditempuh oleh Sungai Kehidupan dalam pengembaraannya terpatri di atas pasir.
***
Idries Shah dalam bukunya berjudul "Tales of The Dervishes" yang diterjemahkanAhmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi" menyebutkisah indah ini hidup dalam tradisi lisan pelbagai bahasa, hampir selalu dituturkan di kalangan para darwis dan murid-muridnya.
Kisah ini disinggung dalam buku Sir Fairfax Cartwright,Mystic Rose from Garden of the King, terbit di Inggris tahun 1899. Versi ini berasal dari Awad Afifi, seorang Tunisia, yang wafat tahun 1870.
Baca juga: Kisah Sufi: Berharga dan Tak Berharga
(mhy)
Lihat Juga :