alexametrics

5 Kriteria Manusia yang Diberi Kabar Gembira Saat Sakaratul Maut

loading...
5 Kriteria Manusia yang Diberi Kabar Gembira Saat Sakaratul Maut
Pemakaman Baqi, tempat para sahabat dan keluarga Rasulullah dimakamkan. Kuburan ini terletak 30 meter di sebelah Timur Masjid Nabawi Kota Madinah. Foto/Dok pinterest
Sakaratul maut adalah saat dimana seseorang akan menghadapi kematian, yaitu berpisahnya ruh dari jasad. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) telah mengabarkan betapa dahsyatnya sakaratul maut.

Maut itu bagaikan pohon berduri dimasukkan ke dalam tubuh anak Adam. Maka tiap duri berkait dengan urat, lalu dicabut oleh seorang yang kuat sehingga dapat memutuskan apa yang terputus, dan meninggalkan apa yang masih tinggal.

Ulama besar kelahiran Khurasan (Uzbekistan) yang dijuluki Al-Faqih, Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) dalam Kitab Tanbihul Ghafilin (peringatan bagi orang yang lalai), menerangkan kriteria orang-orang yang diberi kabar gembira saat sakaratul maut.

5 Kriteria Manusia yang Mendapat Kabar Gembira saat Sakaratul Maut:

1. Orang Awam yang Mukmin.
Dia akan diberitahu oleh Malaikat, jangan takut, kamu tidak akan kekal dalam neraka. Bahkan kamu tetap akan mendapat syafaat para Nabi-nabi dan orang-orang solihin. Jangan bersedih atau berduka atas kekurangan pahala dan kamu pasti masuk surga.



2. Orang yang Ikhlas.
Malaikat akan berkata padanya, engkau jangan khawatir karena amalmu telah diterima. Jangan pula bersedih terhadap kekurangan pahala, karena kamu pasti mendapat pahala berlipat ganda.

3. Orang yang Bertaubat.
Orang yang bertaubat akan mendapat kabar gembira: "Jangan khawatir terhadap dosa-dosamu, semuanya sudah diampuni. Jangan sedih terhadap pahala, pasti kamu dapatkan atas amalmu setelah bertaubat."

4. Orang yang Zahid.
Bagi orang zahid (zuhud terhadap kesenangan dunia) akan diberi kabar gembira: Jangan khawatir hari mahsyar atau hisab, dan jangan berduka sebab akan dikurangi pahalamu. Terimalah kabar gembira bahwa kamu akan masuk surga tanpa hisab.

5. Ulama yang Mengajarkan Kebaikan pada Manusia.
Para ulama akan mendapat kabar gembira: "Kamu jangan takut dari dahsyatnya hari kiamat. Jangan pula berduka karena Allah akan membalas amalmu dengan surga, juga orang-orang yang mengikuti jejakmu.

Kata Abu Laits, sungguh beruntunglah mereka yang mendapat kabar gembira menjelang matinya. Sebab berita gembira hanya untuk orang mukmin yang baik amal perbuatannya. Malaikat akan turun kepadanya lalu bertanya: "Siapakah kamu, kami tidak melihat muka yang lebih elok dari kamu dan yang lebih harum dari baumu?" Jawab Malaikat: "Kamu dahulu kawanku yang mencatat amalmu ketika di dunia, dan kami juga menjadi kawanmu di akhirat."

Pesan Bagi Orang yang Berakal:
1. Hendaklah mengatur urusan dunia dengan tenang seolah-olah masih banyak waktu.
2. Memperhatikan urusan akhirat dengan sungguh-sungguh karena merasa waktunya mendesak dan tidak dapat ditunda lagi.
3. Mengatur urusan agama dengan rajin-rajin mencari ilmunya.
4. Bergaul dengan sesama makhluk dengan saling menasihati dan sabar. Yang paling utama ialah orang mempunyai lima sifat berikut:
- Tekun beribadah kepada Allah Ta'ala.
- Bermanfaat bagi sesama manusia.
- Semua orang merasa aman dari gangguan.
- Tidak iri terhadap orang lain.
- Selalu bersiap untuk menghadapi maut.

Seseorang yang benar-benar beriman dan ikhlas kepada Allah tidak gentar akan mati. Bahkan ia rindu kepada kematian agar segera bertemu dengan Allah Ta'ala. Sebaliknya orang munafik, ia akan lari karena merasakan amal perbuatannya sangat sedikit.

Dari Anas radhiallahu 'anhu (RA) berkata Nabi Muhammad SAW bersabda: "Almautu rahitul mu'min (mati itu bagaikan kendaraan seorang mukmin." Ibnu Mas'ud berkata, Nabi Muhammad ditanya siapakah mukmin yang utama dan yang manakah yang terkaya?" Rasullullah menjawab: "Yang terbaik budi akhlaknya, dan mukmin yang terkaya ialah yang banyak ingat mati dan baik persediaannya."

Rasulullah juga bersabda: "Orang yang sempurna akal ialah yang selalu memeriksa dirinya dan beramal saleh untuk bekal sesudah mati. Sedangkan yang bodoh ialah yang selalu menurutkan hawa nafsunya dan mengharapkan pengampunan Allah (yakni tanpa beramal)".

Demikian 5 kriteria manusia yang diberi kabar gembira ketika sakaratul maut. Semoga kita termasuk di dalamnya. Aamin Allahumma Aamiin.
(rhs)
cover top ayah
اِنۡ يَّشَاۡ يُذۡهِبۡكُمۡ اَيُّهَا النَّاسُ وَيَاۡتِ بِاٰخَرِيۡنَ‌ؕ وَكَانَ اللّٰهُ عَلٰى ذٰلِكَ قَدِيۡرًا‏
Kalau Allah menghendaki, niscaya dimusnahkan-Nya kamu semua wahai manusia! Kemudian Dia datangkan (umat) yang lain (sebagai penggantimu). Dan Allah Mahakuasa berbuat demikian.

(QS. An-Nisa:133)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak