Haramnya Neraka bagi Seorang Muslim yang Mengamalkan Ibadah Ini
Kamis, 02 Januari 2025 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Imam At-Tirmidzi Rahimahullah juga meriwayatkan hadis yang mirip dengan apa yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan beliau menambahkan tambahan yang menjelaskan tentang sunah-sunah rawatib tersebut. Dalam riwayat At-Tirmidzi Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“4 rakaat sebelum dzuhur, 2 rakaat setelahnya, 2 rakaat setelah maghrib, 2 rakaat setelah isya, dan 2 rakaat sebelum salat fajar.” (HR. At-Tirmidzi)
Dari kedua hadis yang shahih ini dan tidak ada kontradiksi antara keduanya. Bahkan para ulama menjelaskan bahwa perkara salat sunnah setelah dzuhur ini adalah luas. Dan bahwasannya salat ba’diyah dzuhur bisa dikerjakan lebih sedikit, juga bisa dikerjakan lebih banyak rakaatnya. Barangsiapa yang shalat hanya 2 rakaat, maka berarti dia telah melaksanakan sunnah dan barangsiapa yang melaksanakan 4 rakaat berarti dia telah melaksanakan yang lebih sempurna dan lebih afdhal.
Maka seyogyanya bagi setiap muslim untuk senantiasa memperhatikan dan menjaga shalat setelah dzuhur 2 rakaat dan senantiasa menjaganya dan apabila dia tambah 4 rakaat, maka ini lebih sempurna dan lebih baik.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata tentang 40 rakaat ini, maka jumlah salat wajib, shalat sunnah dalam sehari semalam sekitar 40 rakaat. Ibnu Qayyim Rahimahullah juga mengatakan bahwa 40 rakaat ini adalah salat yang senantiasa dijaga oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam (baik itu yang wajib maupun yang sunnah, juga termasuk qiyamul lail dan witir}.
Ibnul Qayyim Rahimahullah juga mengatakan bahwa seyogyanya bagi seorang hamba untuk senantiasa menjaga wirid ini sampai ia meninggal. Karena sungguh betapa cepat pintu akan terbuka bagi orang yang senantiasa mengetuknya 40 kali sehari semalam dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.
Baca juga: Berapa Jumlah Rakaat Salat Sunnah Rawatib? Simak Penjelasannya!
أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ المَغْرِبِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ العِشَاءِ ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلَاةِ الْفَجْرِ
“4 rakaat sebelum dzuhur, 2 rakaat setelahnya, 2 rakaat setelah maghrib, 2 rakaat setelah isya, dan 2 rakaat sebelum salat fajar.” (HR. At-Tirmidzi)
Dari kedua hadis yang shahih ini dan tidak ada kontradiksi antara keduanya. Bahkan para ulama menjelaskan bahwa perkara salat sunnah setelah dzuhur ini adalah luas. Dan bahwasannya salat ba’diyah dzuhur bisa dikerjakan lebih sedikit, juga bisa dikerjakan lebih banyak rakaatnya. Barangsiapa yang shalat hanya 2 rakaat, maka berarti dia telah melaksanakan sunnah dan barangsiapa yang melaksanakan 4 rakaat berarti dia telah melaksanakan yang lebih sempurna dan lebih afdhal.
Maka seyogyanya bagi setiap muslim untuk senantiasa memperhatikan dan menjaga shalat setelah dzuhur 2 rakaat dan senantiasa menjaganya dan apabila dia tambah 4 rakaat, maka ini lebih sempurna dan lebih baik.
40 Rakaat Sehari Semalam
Jumlah salat wajib itu ada 17 rakaat. Kemudian ditambah 12 rakaat salat sunnah rawatib yang disebutkan dalam hadis Ummu Habibah Radhiyallahu ‘Anha. Maka jumlahnya semua menjadi 29 rakaat. Kemudian jika ditambahkan lagi dengan salat lail yang jumlahnya 11 rakaat, bahkan seandainya seseorang ketiduran dari salat lail maka hendaklah ia melaksanakan salat tersebut pada waktu dhuha dan tidak menutupnya dengan witir tetapi melaksanakannya dengan sempurna. Yaitu tidak di witir dengan 12 rakaat, maka dalam sehari semalam ia akan salat sebanyak 40 rakaat.Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata tentang 40 rakaat ini, maka jumlah salat wajib, shalat sunnah dalam sehari semalam sekitar 40 rakaat. Ibnu Qayyim Rahimahullah juga mengatakan bahwa 40 rakaat ini adalah salat yang senantiasa dijaga oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam (baik itu yang wajib maupun yang sunnah, juga termasuk qiyamul lail dan witir}.
Ibnul Qayyim Rahimahullah juga mengatakan bahwa seyogyanya bagi seorang hamba untuk senantiasa menjaga wirid ini sampai ia meninggal. Karena sungguh betapa cepat pintu akan terbuka bagi orang yang senantiasa mengetuknya 40 kali sehari semalam dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.
Baca juga: Berapa Jumlah Rakaat Salat Sunnah Rawatib? Simak Penjelasannya!
(wid)
Lihat Juga :