alexametrics

30 Hari Jelang Ramadhan, Begini Cara Menyambutnya Diajarkan Nabi

loading...
30 Hari Jelang Ramadhan, Begini Cara Menyambutnya Diajarkan Nabi
30 hari menjelang bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan bertobat. Foto/Dok SINDOnews
Hari ini Selasa (24/3/2020) kita telah berada di pengujung bulan Rajab yaitu tanggal 29 Rajab 1441 Hijriyah. 1 Sya'ban 1441 Hijriyah jatuh pada Kamis tanggal 26 Maret 2020. Dengan demikian, bulan suci Ramadhan tinggal 30 hari lagi sejak hari ini.

Untuk diketahui 1 Ramadhan insya Allah jatuh pada hari Jumat 24 April 2020. Sedangkan Nishfu Sya'ban (15 Sya'ban) jatuh pada Kamis 9 April 2020. Apa persiapan kita untuk menyambut bulan Ramadhan yang agung?

Bergembiralah Menyambut Ramadhan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu (RA), Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) bersabda:

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ



"Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu neraka (Jahim) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi." (HR. Ahmad dalam Al-Musnad 2/385, HR. An-Nasai)

Perbanyak Istighfar dan Sucikan Hati
Ulama Salaf Abu Bakar Al-Warroq Al-Balkhi rahimahullah berkata: "Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya'ban adalah bulan menyirami tanaman, dan bulan Ramadhan adalah bulan panen tanaman tersebut".

Rasulullah SAW menyambut bulan Ramadhan dengan penuh suka cita. Beliau menyiapkan diri dengan banyak berdoa dan menghidupkan istighfar. Ketika masuk bulan Sya'ban beliau menghidupkannya dengan berpuasa.

Dari Sayyidah Aisyah RA, ia berkata, "Aku sama sekali belum pernah melihat Rasulullah berpuasa dalam satu bulan sebanyak puasa yang beliau lakukan di bulan Sya'ban, di dalamnya beliau berpuasa sebulan penuh." Dalam riwayat lain, "Beliau berpuasa di bulan Sya’ban, kecuali sedikit hari." (HR. Muslim).

Dari Usamah bin Ziyad, ia berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, 'Wahai Rasulullah, Aku tidak melihatmu banyak berpuasa seperti di bulan Sya'’ban? Beliau menjawab, 'Sya’ban adalah bulan yang dilupakan manusia, letaknya antara Rajab dan Ramadhan. Di bulan itu amal manusia diangkat (ke langit) oleh Allah dan aku menyukai saat amal diangkat aku dalam keadaan berpuasa." (HR. An-Nasai).

Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan bertobat. Amalan ini dimaksudkan untuk membersihkan hati menjelang datangnya bulan Ramadhan. Selain itu, menyiapkan diri secara fisik dengan menjaga kesehatan tubuh.

Doa yang dianjurkan selama bulan Rajab dan Sya'ban:
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allohumma baarik lanaa fii Rojaba wa Sya'banaa wa ballighnaa Romadhona.

Artinya:
Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rajab dan Sya'ban dan sampaikan kami pada bulan Romadhon.
(rhs)
cover top ayah
يٰۤـاَيُّهَا النَّاسُ اِنۡ كُنۡـتُمۡ فِىۡ رَيۡبٍ مِّنَ الۡبَـعۡثِ فَاِنَّـا خَلَقۡنٰكُمۡ مِّنۡ تُرَابٍ ثُمَّ مِنۡ نُّـطۡفَةٍ ثُمَّ مِنۡ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنۡ مُّضۡغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَّغَيۡرِ مُخَلَّقَةٍ لِّـنُبَيِّنَ لَـكُمۡ‌ ؕ وَنُقِرُّ فِى الۡاَرۡحَامِ مَا نَشَآءُ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخۡرِجُكُمۡ طِفۡلًا ثُمَّ لِتَبۡلُغُوۡۤا اَشُدَّكُمۡ ‌ۚ وَمِنۡكُمۡ مَّنۡ يُّتَوَفّٰى وَمِنۡكُمۡ مَّنۡ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرۡذَلِ الۡعُمُرِ لِكَيۡلَا يَعۡلَمَ مِنۡۢ بَعۡدِ عِلۡمٍ شَيۡــًٔـا‌ ؕ وَتَرَى الۡاَرۡضَ هَامِدَةً فَاِذَاۤ اَنۡزَلۡنَا عَلَيۡهَا الۡمَآءَ اهۡتَزَّتۡ وَرَبَتۡ وَاَنۡۢبَـتَتۡ مِنۡ كُلِّ زَوۡجٍۢ بَهِيۡجٍ
Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur dan menumbuhkan berbagai jenis pasangan tetumbuhan yang indah.

(QS. Al-Hajj:5)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak