Lembah Kebebasan: Kisah Cinta Seorang Syaikh dan Putri Pemelihara Anjing

Senin, 21 September 2020 - 06:28 WIB
loading...
A A A
Jika kau lumatkan kedua dunia itu menjadi debu dan kau tapis seratus kali, bagaimana jadinya bagimu? Jadinya akan seperti istana terbalik, dan kau tak menemukan apa-apa pada permukaan penapisan itu

Lembah ini tak begitu mudah dilalui seperti yang mungkin kau kira dengan keluguanmu. Meskipun seandainya darah hatimu akan memenuhi lautan, kau hanya akan dapat memulai tahap pertama.

Meskipun andaikata kau mesti pula menjelajahi segala jalan di dunia, namun kau akan tetap berada pada langkah pertama. Tiada musafir yang telah mengetahui batas-batas perjalanan ini dan tiada pula yang telah menemukan penawar cinta. (Baca juga: Bila Kau Mencintai Tuhan, Berusahalah Pula untuk Dicintai-Nya )

Jika kau berhenti, kau akan membeku, atau bahkan akan mati; jika kau melanjutkan jalanmu, senantiasa maju, kau akan mendengar selamanya seruan: "Pergilah terus lebih jauh lagi." Kau tak dapat berjalan maupun tinggal berhenti. Tak ada manfaatnya baik hidup maupun mati.

Keuntungan apa yang telah kau dapat dari segala yang telah terjadi padamu? Apa yang telah kau peroleh dari kesulitan-kesulitan yang berhasil kau atasi? Tak banyak artinya apakah kau akan memukul-mukul kepalamu atau tidak. O kau yang mendengarkan aku, hendaklah tinggal diam dan berusaha dengan giat. (Baca juga: Sepercik Kisah Imam Hambal, Raja India, Perang Salib, dan Nabi Yusuf )

Tinggalkan tujuan-tujuanmu yang tak berguna dan kejarlah segala apa yang hakiki. Bersibuklah sedikit mungkin dengan hal-hal di dunia lahiriah, tetapi bersibuklah banyak-banyak dengan hal-hal di dunia batin. Maka kegiatan yang benar akan mengalahkan keadaan tak bergiat. Tetapi mereka yang tak menemukan penawar dalam bergiat, lebih baik tak berbuat apa-apa karena kau mesti tahu kapan harus bergiat dan kapan harus menahan diri dari kegiatan. Tetapi bagaimana mengetahui apa yang tak mungkin kauketahui? Namun masih mungkin bergiat seperti yang semestinya kau lakukan, meskipun tak kau sadari.

Lupakan segala yang telah kau perbuat hingga kini, dan berusahalah untuk bebas dan cukup dengan dirimu sendiri, meskipun kadang kau akan menangis dan kadang bergembira. Di Lembah Keempat ini cahaya kilat kemampuan, yang merupakan penemuan sumber-sumber dirimu sendiri, kecukupan dirimu sendiri, menyala sehingga panasnya membakar seratus dunia. Karena beratus dunia menjadi serbuk, adakah aneh kalau duniamu sendiri akan lenyap pula?

Ahli Nujum
Pernahkah kau lihat seorang arif membentangkan papan ramalan dan memenuhi permukaannya dengan pasir? Di sana dibuatnya angka-angka dan coretan garis-garis dan ditempatkannya bintang-bintang dan kaukab, bumi dan langit. Kadang dibuatnya ramalan dari langit, kadang dari bumi. Juga dibuatnya gambar susunan bintang dan lambang-lambang rasi bintang, dan ditunjukkannya timbul dan tenggelamnya bintang-bintang, dan dari sini disimpulkannya ramalan-ramalan baik atau buruk.

Baca juga: PKS Nilai Sudah Saatnya Pemerintah Revisi UU Migas

Setelah menujumkan nasib baik atau buruk, diangkatnya salah satu sudut papan ramalan itu dan diserakkannya pasir itu, dan adalah seakan segala lambang dan angka-angka itu tak pernah ada.

Permukaan dunia yang terjadi secara kebetulan ini serupa dengan papan ramalan itu. Bila kau tak berdaya melawan keinginan akan hal-hal yang dangkal di dunia ini, maka berpalinglah daripadanya dan duduklah di sudut. Banyak laki-laki dan perempuan menerima hidup ini tanpa sesuatu pikiran tentang dunia lahir dan dunia batin.

Lalat dan Madu
Seekor lalat yang sedang mencari madu melihat sebuah sarang lebah di sebuah kebun. Hasrat akan madu telah membuatnya sedemikian rupa sehingga kita akan memandangnya sebagai seekor singa.

Dan lalat itu pun berseru, "Akan kuberi se-obol siapa yang mau menolong membawa aku masuk ke dalam sarang ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Ukuran Gerbang Neraka...
Ukuran Gerbang Neraka Siberia Terdeteksi Bertambah 3 Kali Lipat
Piramida Dibangun Menggunakan...
Piramida Dibangun Menggunakan Teknologi Canggih, Fakta Baru Ditemukan
Melayang! Pulau di Alaska...
Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang
Artikel Terkini
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved