Ummu Salamah : Perempuan Pembuat Keputusan yang Tepat
Rabu, 23 September 2020 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi Ummu Salamah tetap tinggal di Madinah setelah Nabi wafat. Hal tersebut membuat orang-orang mudah untuk menemuinya. Selain meriwayatkan banyak hadis yang bersumber langsung dari Rasulullah, Ummu Salamah juga meriwayatkan hadis dari Abu Salamah dan Fathimah binti Rasulullah SAW.
Ummu Salamah sendiri, bernama lengkap Hindun binti Abi Umayyah ibn al-Mughirah ibn Abdullah ibn Umar ibn Mahzum al-Mahzumiyah. Lahir pada tahun 24 sebelum hijrah dari keluarga yang terhormat, yaitu Bani Makhzum. Ayahnya mempunyai julukan zaadur rakib, yang berarti pengembara yang berbekal. Karena bila sedang melakukan safar (perjalanan), Abi Umayyah selalu mengajak teman dan tidak lupa untuk membawa bekal. Bahkan beliau juga mencukupi bekal temannya. Sedangkan ibunya bernama Atikah binti Amir bin Rabiah al-Kinaniyah yang berasal dari Bani Farras.
(Baca juga : Perekonomian di Pantura Jawa Kian Moncer )
Sebelum dinikahi oleh Rasulullah, Ummu Salamah menikah dengan Abdullah bin Abdul Asad bin Hilal bin Makhzum al-Quraisy atau yang dikenal dengan Abu Salamah. Abu Salamah merupakan salah seorang sahabat yang termasuk ke dalam orang-orang yang memeluk Islam di awal.
Dari pernikahan dengan Abu Salamah tersebut, Ummu Salamah dikaruniai dua anak yaitu Umar dan Zainab. Akan tetapi, suaminya meninggal dalam Perang Uhud yang terjadi pada Jumadil Akhirah tahun 3 H sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Tahdzib al-Tahdzib.
Pembuat Keputusan yang Tepat
Sebagai sosok perempuan yang banyak meriwayatkan hadis, tak jarang banyak yang mengambil riwayat darinya. Sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam al-Ishabah fi Tamyiz al-Shabahah. Terdapat nama-nama yang mengambil riwayat dari Ummu Salamah seperti dua anaknya yaitu Umar dan Zainab. Kemudian Ibn Abbas, Aisyah, Abu Saad al-Khudri, Amir ibn Umayyah, Mus’ab ibn Abdullah ibn Abi Umayyah, Abdullah ibn Rafi’, Safinah, Abu Wail, Nafi’Maula ibn Umar, dan para sahabat lainnya.
(Baca juga : Bentuk Lembaga Baru, Arief Poyuono Langsung Kritik Anies Baswedan )
Ummu Salamah juga dikenal sebagai seorang perempuan yang cerdas dan matang dalam memahami berbagai permasalahan yang terjadi pada waktu itu. Ia juga mampu mengambil sebuah keputusan yang tepat ketika terjadi sebuah permasalahan.
Dalam beberapa riwayat, Ummu Salamah juga yang menjadi penyebab turunnya beberapa ayat Alquran. Misalnya ketika beliau berkata kepada sebagian perempuan, “Semoga Allah Ta'ala juga mewajibkan pada kita kaum perempuan berjihad sebagaimana telah diwajibkan bagi para pria. Sehingga kita juga mempunyai kesempatan untuk mendapat pahala seperti yang mereka dapatkan.”
Ummu Salamah sendiri, bernama lengkap Hindun binti Abi Umayyah ibn al-Mughirah ibn Abdullah ibn Umar ibn Mahzum al-Mahzumiyah. Lahir pada tahun 24 sebelum hijrah dari keluarga yang terhormat, yaitu Bani Makhzum. Ayahnya mempunyai julukan zaadur rakib, yang berarti pengembara yang berbekal. Karena bila sedang melakukan safar (perjalanan), Abi Umayyah selalu mengajak teman dan tidak lupa untuk membawa bekal. Bahkan beliau juga mencukupi bekal temannya. Sedangkan ibunya bernama Atikah binti Amir bin Rabiah al-Kinaniyah yang berasal dari Bani Farras.
(Baca juga : Perekonomian di Pantura Jawa Kian Moncer )
Sebelum dinikahi oleh Rasulullah, Ummu Salamah menikah dengan Abdullah bin Abdul Asad bin Hilal bin Makhzum al-Quraisy atau yang dikenal dengan Abu Salamah. Abu Salamah merupakan salah seorang sahabat yang termasuk ke dalam orang-orang yang memeluk Islam di awal.
Dari pernikahan dengan Abu Salamah tersebut, Ummu Salamah dikaruniai dua anak yaitu Umar dan Zainab. Akan tetapi, suaminya meninggal dalam Perang Uhud yang terjadi pada Jumadil Akhirah tahun 3 H sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Tahdzib al-Tahdzib.
Pembuat Keputusan yang Tepat
Sebagai sosok perempuan yang banyak meriwayatkan hadis, tak jarang banyak yang mengambil riwayat darinya. Sebagaimana disebut oleh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam al-Ishabah fi Tamyiz al-Shabahah. Terdapat nama-nama yang mengambil riwayat dari Ummu Salamah seperti dua anaknya yaitu Umar dan Zainab. Kemudian Ibn Abbas, Aisyah, Abu Saad al-Khudri, Amir ibn Umayyah, Mus’ab ibn Abdullah ibn Abi Umayyah, Abdullah ibn Rafi’, Safinah, Abu Wail, Nafi’Maula ibn Umar, dan para sahabat lainnya.
(Baca juga : Bentuk Lembaga Baru, Arief Poyuono Langsung Kritik Anies Baswedan )
Ummu Salamah juga dikenal sebagai seorang perempuan yang cerdas dan matang dalam memahami berbagai permasalahan yang terjadi pada waktu itu. Ia juga mampu mengambil sebuah keputusan yang tepat ketika terjadi sebuah permasalahan.
Dalam beberapa riwayat, Ummu Salamah juga yang menjadi penyebab turunnya beberapa ayat Alquran. Misalnya ketika beliau berkata kepada sebagian perempuan, “Semoga Allah Ta'ala juga mewajibkan pada kita kaum perempuan berjihad sebagaimana telah diwajibkan bagi para pria. Sehingga kita juga mempunyai kesempatan untuk mendapat pahala seperti yang mereka dapatkan.”
Lihat Juga :