Salah Besar Jika Pejabat Menganggap Dirinya Lebih Mulia dari Ulama

loading...
إن الله ليدفع بالمسلم الصالح عن مائة أهل بيت من جيرانه بلاء
[أخرجه الطبراني في الكبير و الأوسط]

"Sesungguhnya Allah Ta'ala akan menolak bala dari seratus keluarga tetangga orang saleh dengan sebab adanya orang saleh ini. Dengan sebab orang saleh, bala tak akan turun kepada tetangga-tetangga mereka."

Ketika ulama dan orang-orang saleh ada di antara kita, lalu kita memuliakannya, maka kita akan mendapat barokah dan merasakan ketenangan yang haqiqi.

Mari kita mengambil pelajaran dari sejarah umat para Nabi terdahulu yang merendahkan para Rasul yang dimuliakan Allah, na'udzubillahi min dzalik.

1. Umat Nabi Nuh menganggap Nabi Nuh sebagai manusia biasa:

فَقَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَوْمِهِ مَا نَرَاكَ إِلَّا بَشَرًا مِثْلَنَا وَمَا نَرَاكَ اتَّبَعَكَ إِلَّا الَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِيَ الرَّأْيِ وَمَا نَرَىٰ لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ فَضْلٍ بَلْ نَظُنُّكُمْ كَاذِبِينَ

"Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta". (Surah Huud: 27)

2. Umat Nabi Musa dan Nabi Harun Menganggap Keduanya sebagai manusia biasa:

فَقَالُوا أَنُؤْمِنُ لِبَشَرَيْنِ مِثْلِنَا وَقَوْمُهُمَا لَنَا عَابِدُونَ

"Dan mereka berkata: 'Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?" (Surah Al Mu'minuun: 47)
halaman ke-2 dari 4
cover top ayah
لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِ‌ؕ وَاِنۡ تُبۡدُوۡا مَا فِىۡۤ اَنۡفُسِكُمۡ اَوۡ تُخۡفُوۡهُ يُحَاسِبۡكُمۡ بِهِ اللّٰهُ‌ؕ فَيَـغۡفِرُ لِمَنۡ يَّشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَنۡ يَّشَآءُ‌ ؕ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَىۡءٍ قَدِيۡرٌ
Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

(QS. Al-Baqarah:284)
cover bottom ayah
preload video