Nabi Muhammad, Satu-satunya Manusia yang Biografinya Dikupas Detail dan Transparan
Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Ketikaitu Nabi sedang mengadakan pertemuan penting dengan para pembesar Quraish seperti Abu Jahl bin Hisyam, Uthbah bin Rabi'ah, Ubay bin Umayyah bin Khalaf dan Abbas bin Abdul Muthalib.
Nabi صلى الله عليه وسلم terkesan mengabaikan kedatangan Abdullah bin Ummi Maktum, sehingga beliau langsung mendapat teguran dari Allah dengan turunnya wahyu sebagaimana termaktub dalam "Surah Abasa". (Baca Juga: 14 Keistimewaan Nabi Muhammad yang Tidak Dimiliki Manusia Lain )
Berbagai peristiwa menjadi pelajaran berharga dan dalam tahap tertentu menjadi bahan kritikan dan ejekan kaum orientalis. Namun, hal itu tetap menjadi bagian dari Sirah Nabi , karena beliau dihadirkan agar menjadi suri teladan dan contoh ideal bagi hidup manusia, sehingga kepribadian dan perilakunya dipelihara (dari kesalahan dan dosa) oleh Allah.
Lebih dari itu agar semua teladan hidupnya menginspirasikan umat manusia dan menjadi rahmat bagi alam semesta. Yang pasti pula, realitas kepribadiannya lebih indah dari semua pensifatan yang diberikan kepadanya.
Beliau adalah profil manusia terbaik dari sisi akhlak maupun fisiknya. Beliau paling tampan di antara orang yang tampan, tidak terlalu tinggi dan pendek, wajahnya memancar bagaikan matahari dan bulan, serta paling mirip dengan Al-Khalil Ibrahim 'alaihissalam.
Perhatikanlah pengakuan 'Amr bin Ash yang pada saat sakaratul maut berkata, "Tidak ada seorang pun yang lebih aku cintai daripada Rasulullah صلى الله عليه وسلم, dan tidaklah mataku dipenuhi olehnya, semata-mata karena aku memuliakannya. Jika aku diminta untuk menyifatinya maka aku tidak mampu karena aku tidak memenuhi mataku kecuali dirinya." (Baca Juga: Teladan Indah Rasulullah Ketika Mengoreksi Sahabat )
Wallahu A'lam
Ponpes Sultan Fatah Semarang
![Nabi Muhammad, Satu-satunya Manusia yang Biografinya Dikupas Detail dan Transparan]()
Nabi صلى الله عليه وسلم terkesan mengabaikan kedatangan Abdullah bin Ummi Maktum, sehingga beliau langsung mendapat teguran dari Allah dengan turunnya wahyu sebagaimana termaktub dalam "Surah Abasa". (Baca Juga: 14 Keistimewaan Nabi Muhammad yang Tidak Dimiliki Manusia Lain )
Berbagai peristiwa menjadi pelajaran berharga dan dalam tahap tertentu menjadi bahan kritikan dan ejekan kaum orientalis. Namun, hal itu tetap menjadi bagian dari Sirah Nabi , karena beliau dihadirkan agar menjadi suri teladan dan contoh ideal bagi hidup manusia, sehingga kepribadian dan perilakunya dipelihara (dari kesalahan dan dosa) oleh Allah.
Lebih dari itu agar semua teladan hidupnya menginspirasikan umat manusia dan menjadi rahmat bagi alam semesta. Yang pasti pula, realitas kepribadiannya lebih indah dari semua pensifatan yang diberikan kepadanya.
Beliau adalah profil manusia terbaik dari sisi akhlak maupun fisiknya. Beliau paling tampan di antara orang yang tampan, tidak terlalu tinggi dan pendek, wajahnya memancar bagaikan matahari dan bulan, serta paling mirip dengan Al-Khalil Ibrahim 'alaihissalam.
Perhatikanlah pengakuan 'Amr bin Ash yang pada saat sakaratul maut berkata, "Tidak ada seorang pun yang lebih aku cintai daripada Rasulullah صلى الله عليه وسلم, dan tidaklah mataku dipenuhi olehnya, semata-mata karena aku memuliakannya. Jika aku diminta untuk menyifatinya maka aku tidak mampu karena aku tidak memenuhi mataku kecuali dirinya." (Baca Juga: Teladan Indah Rasulullah Ketika Mengoreksi Sahabat )
Wallahu A'lam
Ponpes Sultan Fatah Semarang

(rhs)