Dabbah Binatang yang Keluar Jelang Kiamat, Ini Pendapat Gus Baha

loading...
Beliau juga bersabda: “Sesungguhnya tanda-tanda ( Kiamat ) yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari barat dan keluarnya binatang kepada manusia pada waktu Dhuha. Mana saja yang lebih dahulu muncul, maka yang satunya akan terjadi setelahnya dalam waktu yang dekat.” (HR Muslim)

Beliau pun bersabda: “Bersegeralah kalian beramal (sebelum datangnya) enam perkara… (beliau menyebutkan di antaranya) dabbah.” (HR Muslim).

Baca juga: Artis Lebih Dikagumi Daripada Ulama, Benarkah Ini Pertanda Kiamat?

Setelah keluar, Dabbah akan berbicara kepada manusia dan mengabarkan bahwa manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Allah. Ia memberikan tanda pembeda antara orang beriman dan kafir. Tanda untuk orang yang beriman adalah wajah yang bercahaya, sedangkan yang tidak, tandanya diberikan dibagian hidung sebagai tanda kekufurannya.

“Binatang bumi itu keluar maka ia memberi cap kepada manusia di wajah mereka. Kemudian jumlah mereka meningkat sehingga seseorang membeli unta dia ditanya, ‘Dari siapa kamu membeli unta itu?’ Dia menjawab, Dari salah seorang yang dicap wajahnya..” (HR Ahmad, dishahihkan oleh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah nomor 322).

Dabbah akan keluar dari Mekkah dari masjid yang paling mulia. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dalam Majma’uz Zawaid VIII/ 7-8, dari Hudzaifah bin Asid secara marfu’.

“Dabbah akan keluar dari masjid yang paling besar, tatkala mereka (sedang duduk-duduk tiba-tiba bumi bergetar) ketika mereka sedang demikian tiba-tiba bumi terbelah.”

Gus Baha mengatakan ketika unta Nabi Shaleh keluar maka pintu tobat tertutup. "Keluarnya binatang dabbah ketika amar makruf nahi munkar sudah tidak ada," ujarnya.

Buku “Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman” karya Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas yang diterjemahkan oleh Abdul Halim menceritakan tentang unta Nabi Shaleh ini.

Sekadar mengingatkan, Nabi Shaleh diutus pada kaum Tsamūd. Beliau dikaruniai mukjizat berupa unta betina yang keluar dari batu sebagai bekal dalam berdakwah.

Baca juga: Kiamat Bisa Dipercepat Khatib yang Ogah Peringatkan Fitnah Dajjal

Cici-ciri Unta Nabi Shaleh
Unta Nabi Shaleh lahir atas permintaan kaum Tsamud sebagai syarat mereka sudi beriman. "Kami tidak akan beriman kepadamu sampai engkau dapat mengeluarkan untuk kami seekor unta dari batu ini.”

Nabi Shaleh AS menjawab, “Sesungguhnya Tuhanku Mahakuasa atas segala sesuatu. Hal yang kalian ajukan itu sangat ringan bagi Tuhanku.”

Gambaran utuh unta yang diminta kaum Tsamūd itu adalah: Unta itu mempunyai beberapa warna, yaitu merah, kuning, hitam, dan putih. Tinggi dan lebarnya seratus siku, jalannya cepat seperti kilat yang menyambar, suaranya seperti halilintar yang menggemuruh.

Ia mempunyai anak yang memiliki sifat sepertinya; susunya lebih manis daripada madu dan bisa memabukkan seperti arak.

Ketika musim kemarau. Suhu badannya dingin; dan pada musim dingin, suhu badannya panas. Setiap orang sakit yang meminum susunya harus sembuh pada hari itu juga. Orang fakir yang meminumnya akan menjadi kaya.

Unta itu mendatangi kaum Tsamūd ketika waktu Isya, memberi salam kepada setiap orang disertai dengan menyebut namanya; kemudian ia diam di dekat pintu orang tersebut untuk mendapatkan susunya tanpa memakai alat pemeras.

Unta ini tidak digembalakan di tempat penggembalaan kaum Tsamūd, tidak membuang kotoran di tempat binatang ternak kaum Tsamūd.

Leboh jauh lagi, unta yang keluar dari batu itu adalah unta yang badannya terbuat dari emas, kakinya dari perak, kepalanya dari zabarzud hijau, telinganya dari marjan, punuknya dari mutiara, dan ia memiliki empat pernik-pernik yang bertatahkan berbagai macam yakut.

Raja Tsamud juga meminta, “Keluarkanlah kepada kami dari batu itu unta yang memiliki daging, tulang, kulit, dan bulu; mempunyai punuk yang besar sebesar kubah, mempunyai anak dengan ciri-ciri sepertinya, yang selalu mengikutinya".
halaman ke-1
cover top ayah
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادۡعُوۡنِىۡۤ اَسۡتَجِبۡ لَـكُمۡؕ اِنَّ الَّذِيۡنَ يَسۡتَكۡبِرُوۡنَ عَنۡ عِبَادَتِىۡ سَيَدۡخُلُوۡنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيۡنَ
Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”

(QS. Ghafir:60)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!