Sebelum Islam Datang, Puasa Sudah Diwajibkan kepada Umat Terdahulu

Senin, 13 April 2020 - 13:16 WIB
loading...
A A A
Ahmad Sarwat, Lc., MA dalam buku "Tafsir Al-Baqarah 183" menulis, orang-orang sebelum kamu di sini maksudnya semua umat dari semua agama samawi yang dikirimkan kepada mereka nabi dan rasul dari sisi Allah SWT. Mulai dari Nabi Adam hingga Isa putera Maryam alihimassalam.

Ada nabi yang namanya termaktub di dalam ada 25 orang, namun di luar itu jumlahnya amat banyak. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa jumlah nabi dan rasul mencapai 124 ribu orang. Dari jumlah itu, 300-an orang di antaranya adalah rasul. Dalilnya adalah hadits berikut ini:

Dari Abi Dzar Al-Ghifari radhiyalllahu 'anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda ketika ditanya tentang jumlah para nabi, "(Jumlah para nabi itu) adalah seratus dua puluh empat ribu (124.000) nabi." Para shahabat bertanya lagi, "Lalu berapa jumlah rasul di antara mereka?" Beliau menjawab, "Tiga ratus dua belas (312) orang." (HR At-Turmuzy)

Puasa Umat Nasrani dan Yahudi
Menurut Ahmad Sarwat, kesemua umat inilah yang dimaksud dengan orang-orang terdahulu sebelum kamu. Namun di masanya, Rasulullah SAW sendiri hanya bertemu dengan dua umat, yaitu Nasrani dan Yahudi.

Ketika masih di Mekkah bertemu dengan banyak pemeluk agama Nasrani seperti Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uzza yang merupakan sepupu tertua dari jalur ayah Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW.

Waraqah adalah seorang yang beragama Nasrani yang tinggal di Mekkah. Waraqah seorang imam Nestorian dan dihormati dalam tradisi Islam untuk menjadi salah satu hanif pertama yang percaya kenabian Muhammad. Dia mengetahui tentang kenabian Muhammad dari Injil. Ketika dia dibacakan tentang Surah Al-'Alaq, ia mengetahui bahwa Muhammad seorang nabi.

Sedangkan di Madinah, Rasulullah SAW bertemu dengan banyak sekali orang Yahudi. Bahkan pada awalnya keberadaan Yahudi di Madinah jauh lebih banyak dari pada jumlah pemeluk Islam. Setidaknya mereka punya tiga klan besar, yaitu Bani Quraidhah, Bani Qainuqa’ dan Bani Nadhir.

Mereka juga mengusai banyak jalur ekonomi dan pertanian. Wilayah Khaibar yang subur itu rata-rata merupakan perkebunan kurma milik Yahudi. Pada saat Rasulullah SAW tiba di Madinah pertama kali saat hijrah, orang-orang Yahudi Madinah sudah melaksanakan puasa hari Asyura, sebagai bagian dari ritual penghormatan mereka kepada Nabi Musa alaihissalam.

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: ketika Rasulullah SAW tiba di kota Madinah dan melihat orang-orang Yahudi sedang melaksanakan shaum assyuraa, beliau pun bertanya, "Apa ini?". Mereka menjawab: "Ini hari baik, hari di mana Allah menyelamatkan bani Israil dari musuh mereka lalu Musa shaum pada hari itu. Maka Rasulullah SAW menjawab: Aku lebih berhak terhadap Musa dari kalian, maka beliau shaum pada hari itu dan memerintahkan untuk melaksanakan shaum tersebut. (HR Bukhari)

(mith)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Siapakah Mumayyiz? Sah...
Siapakah Mumayyiz? Sah Atau Tidak Puasa Mereka? Simak Penjelasannya di Sini!
Apa Tujuan dari Puasa...
Apa Tujuan dari Puasa Ramadan? Begini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Puasa Itu, Rahasia antara...
Puasa Itu, Rahasia antara Kita dan Allah SWT Saja!
Mudah Diingat! 5 Ayat...
Mudah Diingat! 5 Ayat Pertama Surat Al Baqarah untuk Hafalan Anak Anak
Baca 2 Ayat Terakhir...
Baca 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah Setiap Malam, Allah SWT Cukupkan Kebutuhannya
3 Ayat Terakhir Surat...
3 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah Beserta Arab, Latin dan Manfaatnya
Rekomendasi
Fakta-Fakta Gecko Raksasa...
Fakta-Fakta Gecko Raksasa Delcourt, Tokek Terbesar yang Pernah Hidup Sepanjang Sejarah
Gunung Berapi Ditemukan...
Gunung Berapi Ditemukan Tersembunyi di Laut Selatan Pacitan
Taman, Karpet, Lengkungan...
Taman, Karpet, Lengkungan dan Menara Gereja Meniru Arsitektur Dunia Islam
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Infografis
6 Hikmah Puasa Ramadan...
6 Hikmah Puasa Ramadan yang Penting Diketahui Umat Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved