Guru Yahudi Ini Anggap di Surga Itu Aneh, Makan Tapi Tidak Buang Air Besar
Selasa, 23 Juni 2020 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 4 Perkara Syarat Diterimanya Amal Saleh dan Digandakan Pahalanya
Guru Yahudi itu berkata kepada teman-teman Iyas, “Tidakkah kalian merasa heran kepada Kaum Muslimin itu? Mereka berkata bahwa mereka akan makan di Surga, namun tidak akan buang air besar?”
“Bolehkah aku ikut campur dalam perkara yang kalian bicarakan itu wahai guru?” potong Iyas
Baca juga: Kisah Al-Ghafiqi, Terulangnya Tragedi Uhud yang Memilukan
“Silahkan!” kata sang guru.
“Apakah semua yang kita makan di dunia ini, akan keluar menjadi kotoran?” Tanya Iyas kemudian.
“Tidak!” jawab guru.
“Lalu kemana perginya yang tidak keluar itu?” Tanya Iyas lagi. (Baca juga: Saudagar Yunus bin Ubaid, Selain Jujur Juga Wara )
“Tersalurkan sebagai makanan jasmani,” jawab sang guru.
“Kemudian dengan alasan apa kalian mengingkari? Jika makanan yang kita makan di dunia saja sebagian hilang diserap oleh tubuh, maka tidaklah mustahil di surga kelak seluruhnya diserap oleh tubuh dan akan menjadi makanan jasmani,” ujar Iyas kemudian.
Merasa kalah dengan argumen dari Iyas, guru itu memberikan isyarat dengan tangannya sambil berkata kepada Iyas, “Semoga Allah mematikanmu sebelum dewasa.” (Baca juga: Zubair: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah )
Guru Yahudi itu berkata kepada teman-teman Iyas, “Tidakkah kalian merasa heran kepada Kaum Muslimin itu? Mereka berkata bahwa mereka akan makan di Surga, namun tidak akan buang air besar?”
“Bolehkah aku ikut campur dalam perkara yang kalian bicarakan itu wahai guru?” potong Iyas
Baca juga: Kisah Al-Ghafiqi, Terulangnya Tragedi Uhud yang Memilukan
“Silahkan!” kata sang guru.
“Apakah semua yang kita makan di dunia ini, akan keluar menjadi kotoran?” Tanya Iyas kemudian.
“Tidak!” jawab guru.
“Lalu kemana perginya yang tidak keluar itu?” Tanya Iyas lagi. (Baca juga: Saudagar Yunus bin Ubaid, Selain Jujur Juga Wara )
“Tersalurkan sebagai makanan jasmani,” jawab sang guru.
“Kemudian dengan alasan apa kalian mengingkari? Jika makanan yang kita makan di dunia saja sebagian hilang diserap oleh tubuh, maka tidaklah mustahil di surga kelak seluruhnya diserap oleh tubuh dan akan menjadi makanan jasmani,” ujar Iyas kemudian.
Merasa kalah dengan argumen dari Iyas, guru itu memberikan isyarat dengan tangannya sambil berkata kepada Iyas, “Semoga Allah mematikanmu sebelum dewasa.” (Baca juga: Zubair: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah )
(mhy)
Lihat Juga :