Penting Buat Suami dan Istri, Islam Sangat Mengharamkan KDRT
Jum'at, 01 Juli 2022 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
"Dan bergaullah dengan mereka secara patut kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak." (QS. An-Nisaa': 19).
Jika seorang mencari pasangan hidup sempurna tanpa cacat silahkan ia mencarinya dalam surga jannatun na'im sebab semua itu hanya ada disana. Adapun di dunia, semua yang dirasakan hanya bersifat sesaat dan semua akan dimintai pertanggungjawaban.
“Sesungguhnya ada seseorang berkata kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam; Wahai Rasulullah, saya mendengar doamu tadi malam, maka doa yang sampai kepadaku adalah engkau mengucapkan :
ALLOHUMMAGHFIRLI ZANBI WA WASSI’LI FI DARI WA BARIKLI FIMA ROZAQTANI
”Ya Allah, ampuni dosa saya, berilah saya rasa kelapangan di rumah saya sendiri, dan berkatilah rezeki saya.”
Doa ini bersumber dari hadis riwayat Imam Tirmizi dari Abu Hurairah.
Para suami atau istri sebaiknya semaksimal mungkin menghindari KDRT. Kelapangan di rumah itu bukan berarti rumah harus luas. Luasnya rumah tidak menjamin kebahagian dan ketentraman rumah tangga. Karena itu, keluasan di sini bermakna ketentraman, istri salehah atau suami saleh, dan anak yang saleh.
Walaupun rumah sempit, tapi kalau hati kita tenang, rumah itu terasa begitu luas. Berdoa lah selalu untuk memperlancar usaha dan kerja keras untuk mendapatkan kebahagiaan dalam rumah tangga. Karena dengan doa saja tak cukup untuk mencapai rumah tangga bahagia. Berikut beberapa usaha yang perlu dilakukan untuk mengawetkan rumah tangga bahagia.
Baca juga: Tabarruj, Perilaku yang Banyak Menjebak Muslimah Zaman Ini
Wallahu A'lam
Jika seorang mencari pasangan hidup sempurna tanpa cacat silahkan ia mencarinya dalam surga jannatun na'im sebab semua itu hanya ada disana. Adapun di dunia, semua yang dirasakan hanya bersifat sesaat dan semua akan dimintai pertanggungjawaban.
“Sesungguhnya ada seseorang berkata kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam; Wahai Rasulullah, saya mendengar doamu tadi malam, maka doa yang sampai kepadaku adalah engkau mengucapkan :
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي ، وَوَسِّعْ لِي فِي دَارِي ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا رَزَقْتَنِي
ALLOHUMMAGHFIRLI ZANBI WA WASSI’LI FI DARI WA BARIKLI FIMA ROZAQTANI
”Ya Allah, ampuni dosa saya, berilah saya rasa kelapangan di rumah saya sendiri, dan berkatilah rezeki saya.”
Doa ini bersumber dari hadis riwayat Imam Tirmizi dari Abu Hurairah.
Para suami atau istri sebaiknya semaksimal mungkin menghindari KDRT. Kelapangan di rumah itu bukan berarti rumah harus luas. Luasnya rumah tidak menjamin kebahagian dan ketentraman rumah tangga. Karena itu, keluasan di sini bermakna ketentraman, istri salehah atau suami saleh, dan anak yang saleh.
Walaupun rumah sempit, tapi kalau hati kita tenang, rumah itu terasa begitu luas. Berdoa lah selalu untuk memperlancar usaha dan kerja keras untuk mendapatkan kebahagiaan dalam rumah tangga. Karena dengan doa saja tak cukup untuk mencapai rumah tangga bahagia. Berikut beberapa usaha yang perlu dilakukan untuk mengawetkan rumah tangga bahagia.
Baca juga: Tabarruj, Perilaku yang Banyak Menjebak Muslimah Zaman Ini
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :