Membaca Al-Qur'an Tanpa Mengetahui Artinya, Masihkah Dapat Pahala?
Rabu, 06 Juli 2022 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
Ada banyak keutamaan membaca Al-Qur'an, meski tidak mengerti atau tidak memahami maknanya namun ada banyak pahala yang akan didapatkan dari membaca Al-Qur'an. Ustadz Ahmad Sarwat menjelaskan sebagai berikut:
1. Orang yang baca Al-Qur'an dengan yang tidak baca berbeda
Salah satu nash hadis secara tegas membandingkan orang yang membaca Al-Qur'an dengan yang tidak membaca Al-Qur'an.
Dari Abu Musa Al-Asy`arit berkata, Rasulullah bersabda, "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur'an bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur'an bagaikan kurma, rasanya lezat dan tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur'an bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur'an bagaikan buah hanzholah tidak berbau dan rasanya pahit." (HR Bukhari dan Muslim)
Dari hadis ini jelas sekali bahwa sekadar membaca Al-Qur'an atau tidak membaca sudah membedakan kedudukan seseorang. Berarti ada nilai tersendiri untuk sekedar membaca Al-Qur'an.
2. Bersama malaikat
Hadis ini juga sangat eksplisit menyebutkan tentang orang yang membaca Al-Qur'an, yaitu dijanjikan Allah akan di tempat bersama dengan para malaikat.
Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda, "Orang yang membaca Al-Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran." (HR Bukhari Muslim)
Semakin tegas lagi ketika lafadz hadits ini menyebutkan kasus orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata yang tetap saja akan diberikan pahala. Jelas menunjukkan tentang pentingnya membaca Al-Qur'an.
Baca juga: 2 Jenis Takbiran di Hari Raya Idul Adha
3. Bacaan Al-Qur'an adalah syafaat
1. Orang yang baca Al-Qur'an dengan yang tidak baca berbeda
Salah satu nash hadis secara tegas membandingkan orang yang membaca Al-Qur'an dengan yang tidak membaca Al-Qur'an.
Dari Abu Musa Al-Asy`arit berkata, Rasulullah bersabda, "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur'an bagaikan buah limau baunya harum dan rasanya lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur'an bagaikan kurma, rasanya lezat dan tidak berbau. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur'an bagaikan buah raihanah yang baunya harum dan rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur'an bagaikan buah hanzholah tidak berbau dan rasanya pahit." (HR Bukhari dan Muslim)
Dari hadis ini jelas sekali bahwa sekadar membaca Al-Qur'an atau tidak membaca sudah membedakan kedudukan seseorang. Berarti ada nilai tersendiri untuk sekedar membaca Al-Qur'an.
2. Bersama malaikat
Hadis ini juga sangat eksplisit menyebutkan tentang orang yang membaca Al-Qur'an, yaitu dijanjikan Allah akan di tempat bersama dengan para malaikat.
Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda, "Orang yang membaca Al-Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran." (HR Bukhari Muslim)
Semakin tegas lagi ketika lafadz hadits ini menyebutkan kasus orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata yang tetap saja akan diberikan pahala. Jelas menunjukkan tentang pentingnya membaca Al-Qur'an.
Baca juga: 2 Jenis Takbiran di Hari Raya Idul Adha
3. Bacaan Al-Qur'an adalah syafaat