Inilah 10 Sebab Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan Allah Ta'ala

Kamis, 04 Agustus 2022 - 17:19 WIB
loading...
Inilah 10 Sebab Mengapa...
Allah Ta’ala bukan saja memerintahkan agar bermohon kepada-Nya, tetapi ditunjukkan-Nya rumusan-rumusan doa itu, sehingga manusia tinggal seperti makan pisang dikupas saja. Foto ilustrasi/ist
A A A
Syarat utama terkabulnya suatu doa adalah keikhlasan, keyakinan yang bulat dan kesucian hati serta kesucian hidup. Doa juga erat sekali hubungannya dengan keyakinan, seperti hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Apabila kamu meminta kapada Allah, berdoalah dalam keadaan bahwa kamu yakin sepenuhnya akan permohonan itu dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Ta’ala tidak mengabulkan doa seorang hamba yang hatinya membelakang dan goncang," (HR Ahmad)

Baca juga: 3 Perkara yang Mempercepat Terkabulnya Doa, Nomor 1 Jauhi Syirik

Selain itu, faktor kesucian hidup memegang peranan yang penting, sebagaimana sebuah hadis yang menyatakan bahwa:

"Salah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bernama Sa'ad bin Abi Waqash pernah bertanya kepada Beliau....apakah syarat-syaratnya supaya doa yang kumohonkan dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta’ala?. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, " Makanlah dari harta yang halal, niscaya permohonanmu akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala".

Selain itu, setiap doa haruslah disertai dengan ikhtiar dan perjuangan. Usaha-usaha yang bersifat fisik (perjuangan dan ikhtiar) harus dirangkaikan dengan kekuatan-kekuatan yang berbentuk doa itu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri masih memerlukan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, apalagi kita sebagai manusia biasa.Lebih-lebih dalam kehidupan manusia ini, bagaimanapun kuatnya, pintarnya, kuasanya dan kelebihan-kelebihan lainnya, pada suatu ketika akan menemukan saat-saat kesulitan atau situasi yang tidak dapat diatasinya, dan sudah menjadi naluri manusia akan memohonkan doa meminta pertolongan kepada Kekuasaan yang lebih tinggi yakni Allah Ta'ala.

Baca juga: Dahsyatnya Pahala Mendoakan Orang Lain Secara Diam-Diam

Pada hakikatnya, sebab-sebab belum dikabulkan doa itu terletak pada si pemohon sendiri. Salah seorang ulama sufy bernama Ibrahim bin Adham (hidup pada abad ke 8 Masehi) memberikan jawaban bahwa sebab-sebab doa tidak dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala ada sepuluh macam, yaitu :

1. Tidak membayarkan hak-hak Allah Subhanahu wa Ta’ala
2. Tidak mengamalkan isi Al-Qur'an
3. Tidak menjalankan sunnah Rasulullah
4. Patuh kepada syaitan,
5. Menerjunkan diri ke jurang, artinya dia tidak mau mengerjakan yang ma'ruf tapi selalu bergelimang dengan perbuatan dosa dan maksiat
6. Ingin masuk surga tapi tidak beramal
7. Sadar akan mati, tapi tidak mempersiapkan diri, artinya mengakui dan insaf hidup di dunia ini hanya sementara, tapi tidak mengerjakan amal saleh yang akan menjadikan anak kunci membuka pintu kehidupan yang abadi itu
8. Melihat cacat orang lain, cacat sendiri tak tampak
9. Mengecap nikmat, tapi tidak bersyukur
10. Menguburkan jenazah, tapi tidak menyadari diri.

Karena itu, menurut Ibrahim bin Adham, yang seharusnya dilakukan setiap muslim dalam berdoa mengintrospeksi dan mengenal diri sendiri sampai ke ulu hati. Untuk melatih keikhlasan dan keyakinan yang bulat, selain itu untuk melatih keikhlasan dalam doa setiap muslim harus membaca Al-Qur'an dengan perlahan-lahan sehingga mengerti artinya, memperbanyak zikir dan ibadah dengan ikhlas.

Dasar hukum memohon doa kepada AllahTa’ala seperti ditegaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ


"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (QS Al-Baqarah : 186)

Allah Ta’ala bukan saja memerintahkan agar bermohon kepada-Nya, tetapi ditunjukkan-Nya rumusan-rumusan doa itu, sehingga manusia tinggal seperti makan pisang dikupas saja.

Baca juga: Mengapa Kaum Wanita Dianjurkan Memperbanyak Sedekah dan Istighfar? Begini Penjelasannya

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Doa Khusus di Hari Tasyrik,...
Doa Khusus di Hari Tasyrik, Jangan Lupa Amalkan!
Doa Niat Berkurban Iduladha...
Doa Niat Berkurban Iduladha Lengkap dengan Artinya
Doa Memasuki Bulan Zulhijjah,...
Doa Memasuki Bulan Zulhijjah, Jangan Dilewatkan!
Rekomendasi
Runtuhan Magnetar Bakal...
Runtuhan Magnetar Bakal Timbulkan Percikan Cahaya di Langit
Makhluk Mirip Lobster...
Makhluk Mirip Lobster Ditemukan di dalam Es Antartika, Begini Wujudnya
Ilmuwan Temukan Gumpalan...
Ilmuwan Temukan Gumpalan Air Raksasa yang Hilang di Tengah Atlantik
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved