Begini Penjelasan Islam Terhadap Seseorang yang Suka Memotret Orang Lain Secara Diam-diam
Rabu, 12 Oktober 2022 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, orang yang mengambil atau memotret orang secara sembunyi-sembunyi atau secara diam-diam, apalagi digunakan untuk hal yang mudharat dikatagorikan mengambil sesuatu secara zalim, yakni mengambil sesuatu dari orang lain secara tanpa hak.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallambersabda :
“Tidaklah seseorang berzina dalam keadaan beriman, tidaklah seseorang meminum minuman keras ketika meminumnya dalam keadaan beriman, tidaklah seseorang melakukan pencurian dalam keadaan beriman dan tidaklah seseorang merampas sebuah barang rampasan di mana orang-orang melihatnya, ketika melakukannya dalam keadaan beriman.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Memotret secara diam diam juga termasuk melanggar privasi seseorang yang tidak dibolehkan. Hal ini terdapat di dalam Fatwa Majelis Ulama tahun 2017. Memotret secara diam-diam juga dapat mengganggu perasaan orang lain dari rasa aman.
Dari Abdullah ibn 'Amr ra. dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Beliau bersabda :
"Orang muslim adalah orang yang mampu membuat rasa aman orang lain, dengan menjaga lisan dan tangannya. Sedang orang yang hijrah adalah seseorang yang berpindah guna menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Baca juga: 6 Tips Cara Menghargai Orang Lain dari Syekh Abdul Qadir Al Jailani
Wallahu A'lam.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallambersabda :
“Tidaklah seseorang berzina dalam keadaan beriman, tidaklah seseorang meminum minuman keras ketika meminumnya dalam keadaan beriman, tidaklah seseorang melakukan pencurian dalam keadaan beriman dan tidaklah seseorang merampas sebuah barang rampasan di mana orang-orang melihatnya, ketika melakukannya dalam keadaan beriman.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Memotret secara diam diam juga termasuk melanggar privasi seseorang yang tidak dibolehkan. Hal ini terdapat di dalam Fatwa Majelis Ulama tahun 2017. Memotret secara diam-diam juga dapat mengganggu perasaan orang lain dari rasa aman.
Dari Abdullah ibn 'Amr ra. dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Beliau bersabda :
"Orang muslim adalah orang yang mampu membuat rasa aman orang lain, dengan menjaga lisan dan tangannya. Sedang orang yang hijrah adalah seseorang yang berpindah guna menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Baca juga: 6 Tips Cara Menghargai Orang Lain dari Syekh Abdul Qadir Al Jailani
Wallahu A'lam.
(wid)
Lihat Juga :