QS. Al-An’am Ayat 116

وَاِنۡ تُطِعۡ اَكۡثَرَ مَنۡ فِى الۡاَرۡضِ يُضِلُّوۡكَ عَنۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ‌ؕ اِنۡ يَّتَّبِعُوۡنَ اِلَّا الظَّنَّ وَاِنۡ هُمۡ اِلَّا يَخۡرُصُوۡنَ‏
Wa in tuti' aksara man fil ardi yudilluuka 'an sabiilil laah; iny yattabi'uuna illaz zanna wa in hum illaa yakhrusuun
Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan.
Juz ke-8
Tafsir
Setelah menjelaskan tentang kebenaran Nabi Muhammad, Allah melarangnya untuk menghiraukan musuh-musuhnya yang tidak mau tergerak untuk mengikuti petunjuk Allah. Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini yang memilih kesesatan daripada hidayah, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka yang tidak memiliki landasan yang kuat, hanya karena mengikuti hawa nafsu belaka yang terus membuai mereka, dan mereka hanyalah membuat kebohongan yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Jika kaum Muslimin selalu mengikuti kemauan orang-orang non Muslim, niscaya mereka berhasil menyesatkan kaum Muslimin dari jalan Allah. Oleh karena itu, Allah melarang keras mengikuti hukum-hukum selain yang diturunkan-Nya. Larangan itu diperkuat oleh kenyataan bahwa kaum musyrik hanya mengikuti persangkaan belaka dalam akidah mereka. Mereka hanya mengikuti hawa nafsu, dan selalu berdusta kepada Allah. Mereka juga menghalalkan bangkai dan hewan yang diperuntukkan bagi berhala.

Sejarah membuktikan bahwa timbulnya kesesatan pada sebagian besar manusia di dunia adalah karena mereka mengikuti hawa nafsu dan prasangka. Ahli Kitab telah meninggalkan petunjuk nabi-nabi mereka dan tersesat jauh dari kebenaran. Demikian pula para penyembah berhala telah jauh dari petunjuk nabi-nabi mereka. Nabi Muhammad diberi tahu oleh Allah tentang keadaan umat-umat terdahulu itu dan ini membuktikan kebenaran beliau sebagai Rasul.
sumber: kemenag.go.id
Keterangan mengenai QS. Al-An’am
Surat Al An'aam (binatang ternak: unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyah, karena hampur seluruh ayat-ayat-Nya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah. Dinamakan Al An'aam karena di dalamnya disebut kata An'aam dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka. Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.
Kumpulan Doa agar Dagangan...
Kumpulan Doa agar Dagangan Laris, Yuk Amalkan!

Kumpulan doa agar dagangan laris bisa diamalkan umat Muslim dalam kehidupan sehari-hari. Doa tersebut bisa menjadi salah satu ikhtiar atau usaha agar diberikan kemudahan rezeki dalam berdagang.

Kumpulan Doa saat Musim...
Kumpulan Doa saat Musim Penghujan, Jangan Lupa Amalkan!

Di antara adab saat musim hujan dilarang untuk mencela hujan dan dianjurkan banyak berdoa memohon perlindungan dari keburukan yang dibawanya.

Hati-hati, Bahaya Rasa...
Hati-hati, Bahaya Rasa Kagum yang Jarang Disadari

Ternyata perasaan kagum atau mengagumi seseorang atau sesuatu secara berlebihan berbahaya. Karena tanpa sadar, pandangan kagum ini bisa menyebabkan Ain atau penyakit yang disebabkan karena pandangan.

Hukum Tajwid Surat Al...
Hukum Tajwid Surat Al Insyiqaq Ayat 1-5, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Membaca

Hukum tajwid surat Al Insyiqaq ayat 1-5 ini perlu dipahami dan dipelajari oleh setiap muslim supaya ketika membaca nantinya tidak terjadi kesalahan.

Pengin Modis Tapi Tetap...
Pengin Modis Tapi Tetap Syar'i, Bagaimana Caranya?

Mode busana muslimah saat ini sudah beragam, bahkan banyak yang tren dan modis. Lantas bagaimana caranya agar tampilan berbusana cantik dan modis ini bisa dilakukan tetap sesuai syariat?