Jelang Lebaran, Makanan Berbahaya Beredar

Senin, 06 Juli 2015 - 19:20 WIB
Jelang Lebaran, Makanan...
Jelang Lebaran, Makanan Berbahaya Beredar
A A A
KARANGANYAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar menggelar razia makanan tak layak konsumsi di sejumlah pasar tradisional, Senin (6/7/2015) siang. Operasi ini dilalukan menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Kefarmasian dan Narkotika, Psikotropika (Napsa), Dinkes Kabupaten Karanganyar Anik Dwiyanti menyebutkan, dalam razia tersebut petugas menemukan sejumlah makanan berbahaya.

Makanan tersebut ditemukan di sejumlah lapak pedagang yang berada di Pasar Kebakrakmat Karanganyar. Jumlah makanan tidak layak konsumsi itu juga cukup banyak dan dijual secara bebas oleh para pedagang.

Makanan tidak layak konsumsi itu antara lain mie basah dan bleng yang mengandung boraks. Selain itu, ditemukan pula ikan teri yang positif mengandung bahan pengawet mayat jenis formalin.

“Sudah kita periksa langsung di tempat dan hasilnya makanan itu positif mengandung bahan yang berbahaya untuk dikonsumsi manusia,” ucapnya di sela-sela razia.

Petugas juga menemukan makanan ringan yang menggunakan pewarna tekstil jenis Rhodamin B. Pewarna itu digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mewarnai makanan jenis tahi kucing dan juga cendol yang berwarna ungu.

Makanan yang dirazia itu kemudian dimusnahkan agar tidak dikonsumsi. Hasil temuan itu juga bakal dilaporkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sedangkan para pedagang yang menjual makanan tak layak konsumsi itu bakal dilaporkan ke kepala pasar serta Puskesmas setempat untuk pengawasan lebih lanjut.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Fatkul Munir, menyebutkan selain pasar Kebakramat Operasi serupa juga digelar di sejumlah pasar tradisional lain di antaranya adalah Jumapolo Tawangmangu, Matesih, Jambangan, dan Mojogedang.

Operasi itu sengaja digelar dalam rangka melindungi konsumen dari bahaya makanan tak layak konsumsi yang beredar menjelang Lebaran. “Biasanya banyak oknum yang memanfaatkan momentum lebaran untuk melakukan tindakan yang merugikan orang lain,” tegasnya.
(lis)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Beragam Kegiatan Seru...
Beragam Kegiatan Seru untuk Rayakan Hari Es Krim Sedunia
Pemkot Salatiga Gelar...
Pemkot Salatiga Gelar Razia Makanan dan Minuman di Pasar
Petugas Razia Makanan...
Petugas Razia Makanan Minuman Kadaluwarsa
Produk Pangan Dibatasi...
Produk Pangan Dibatasi Pemakaian Gula, Garam, dan Lemak! Produsen Mamin Teriak
Tidak Dianjurkan Makanan...
Tidak Dianjurkan Makanan dan Minuman Ini Saat Sahur Sebab Bahayanya Nyata
8 Makanan dan Minuman...
8 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dikonsumsi setelah Lebaran, Nomor 7 Kurangi Risiko Penyakit
Rekomendasi
Patung Bunda Maria Menangis,...
Patung Bunda Maria Menangis, Ilmuwan Temukan Fakta di Luar Nalar Manusia
Hama Kutu Busuk Asia...
Hama Kutu Busuk Asia Mulai Merongrong Petani di Amerika dan Inggris
Misteri Dagon hingga...
Misteri Dagon hingga Bulan Terbentuk dari Tabrakan antar Kosmis
Artikel Terkini
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Infografis
Fakta Meniup Makanan...
Fakta Meniup Makanan Panas Berbahaya untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved