Komnas PA: Mudik Ramah Anak Masih Minim

Kamis, 09 Juli 2015 - 08:21 WIB
Komnas PA: Mudik Ramah...
Komnas PA: Mudik Ramah Anak Masih Minim
A A A
JAKARTA - Jelang perayaan Lebaran, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengritisi minimnya perhatian pemerintah terhadap pemudik anak-anak. Terlebih disetiap tahun, mudik dan arus balik keselamatan anak-anak seringkali terabaikan.

Tidak tersedianya layanan 'peringatan mudik ramah anak', misalnya tidak adanya tempat istirahat yang layak bagi anak dan standar khusus layanan bagi buah hati.

"Anak-anak tidak mendapat perhatian prioritas oleh orangtua, pemerintah dan para pihak terkait," kata Sekjen Komnas PA Samsul Ridwan di Jakarta, Rabu 8 Juli 2015.

Akibatnya, seringkali terjadi peristiwa anak hilang lantaran terlepas dari orangtua, dan kecelakaan yang berakibat kematian atau cacat permanen bagi anak. Komnas PA mencatat, tahun lalu, sekitar 36 anak mengalami kecelakaan dan enam anak terlepas dari pengawasan orangtua.

"Ternyata hingga waktu yang relatif pendek menjelang Lebaran tahun ini, kami menilai pemerintah belum menyiapkan skenario, rekayasa guna mewujudkan mudik ramah anak," imbuhnya.

Dia mendesak, agar pemerintah mewujudkan peran wajib negara sebagaimana diamanatkan konstitusi dan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ia mendorong agar pemerintah membuat sosialisasi dan kampanye progresif melalui media on line atau off line 'mudik ramah anak'.

"Kami juga meminta pemerintah menyiapkan 'posko ramah anak' di setiap titik keramaian seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan dan area transit pemudik," tuturnya.

Samsul juga mengimbau orangtua serta kru moda transportasi untuk berhati-hati selama diperjalanan. "berhati-hati dan lebih ramah pada anak, terutama bayi," ujarnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Ini yang Sebaiknya Masyarakat...
Ini yang Sebaiknya Masyarakat Lakukan Ketika Mudik Kembali Dilarang
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Air Laut Pasifik Mendidih,...
Air Laut Pasifik Mendidih, Rebus Jutaan Ikan Salmon
Virus Raksasa Ditemukan...
Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius
Ilmuwan Ungkap Fenomena...
Ilmuwan Ungkap Fenomena Alam Mematikan yang Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul
Artikel Terkini
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved