344 Ribu Pemudik Sudah Berangkat dari Stasiun Senen & Gambir
Selasa, 14 Juli 2015 - 21:14 WIB
344 Ribu Pemudik Sudah Berangkat dari Stasiun Senen & Gambir
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 344.015 pemudik sudah diberangkatkan dari Stasiun Senen dan Gambir hingga pukul 12.00 WIB siang tadi. Puluhan ribu orang ini diberangkatkan oleh 10 kereta api reguler dan empat kereta api tambahan dari pukul 00.30 hingga siang tadi.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) I Bambang Setiyo Prayitno mengungkapkan, tujuan kereta yang diberangkatkan sepanjang kemarin ke kota-kota seperti Kutoarjo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya.
"Semua sudah siap masuk H-3 hari ini, sudah berjalan, hingga nanti H+15 pemudik kembali ke Jakarta," ujar Bambang di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2015).
Menurut Bambang, secara keseluruhan sebanyak 344.015 pemudik sudah diberangkatkan dari Stasiun Senen maupun Stasiun Gambir. Sementara pada tahun 2014 Stasiun Senen memberangkatkan 228.351 orang. Sementara hingga H-4 tahun ini sudah 106.367 orang yang diberangkatkan.
Pantauan Sindonews, tampak didalam peron masih sepi dari pemudik. Sementara diluar dari pintu masuk tidak terjadi kepadatan yang berarti meski banyak warga yang mulai duduk dilantai untuk menunggu kereta mereka masing-masing.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) I Bambang Setiyo Prayitno mengungkapkan, tujuan kereta yang diberangkatkan sepanjang kemarin ke kota-kota seperti Kutoarjo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya.
"Semua sudah siap masuk H-3 hari ini, sudah berjalan, hingga nanti H+15 pemudik kembali ke Jakarta," ujar Bambang di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2015).
Menurut Bambang, secara keseluruhan sebanyak 344.015 pemudik sudah diberangkatkan dari Stasiun Senen maupun Stasiun Gambir. Sementara pada tahun 2014 Stasiun Senen memberangkatkan 228.351 orang. Sementara hingga H-4 tahun ini sudah 106.367 orang yang diberangkatkan.
Pantauan Sindonews, tampak didalam peron masih sepi dari pemudik. Sementara diluar dari pintu masuk tidak terjadi kepadatan yang berarti meski banyak warga yang mulai duduk dilantai untuk menunggu kereta mereka masing-masing.
(whb)