Kemenhub Pantau Curhatan Pemudik di Medsos

Kamis, 16 Juli 2015 - 14:59 WIB
Kemenhub Pantau Curhatan...
Kemenhub Pantau Curhatan Pemudik di Medsos
A A A
JAKARTA - Jika pemudik sudah mulai jenuh dengan kemacetan yang terjadi di jalan menuju kampungnya, mereka mungkin akan curhat menggunakan media sosial (medsos) atau berkicau di akun sosial miliknya untuk menghilangkan kejenuhan itu.

Dengan kicauan ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bisa mengetahui menggunakan layar berisi program Sosial Media Monitoring Kemenhub. Kementerian di bawah pimpinan Ignasius Jonan akan memanfaatkan curhatan itu untuk mengetahui lokasi yang dikeluhkan pemudik.

Seperti yang terlihat hari ini, ada peta Indonesia yang didalamnya ada logo twitter berupa burung biru, dan gambar kamera dengan medsos instagram yang dengan mudah dapat dilihat. Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenhub Ervan ketika menyentuh salah satu logo akan dengan mudah mengetahui lokasi dari pemudik yang men-tweet.

‪"Jadi kami menggabungkan sistem informasi berbasis geospasial milik Kemenhub dengan sosial media. Jadi kami bisa tahu kondisi di lokasi warga itu nge-tweet," ujar Ervan di Posko Pusat Koordinasi Angkutan Lebaran di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2015).

Untuk monitoring medsos ini, Kemenhub memasukkan sejumlah kata kunci seperti "macet", "delay", "kecelakaan", "menhub", dan "ignasiusjonan". Jika ada netizen yang menyebut kata tersebut di media sosial, kicauannya akan muncul di sistem sesuai dengan lokasinya.‬

‪"Bisa saja kan ada netizen yang memberi saran kepada Pak Menteri lewat medsos. Dengan mencantumkan kata kunci nama Pak Menteri, kami bisa tahu sarannya apa," paparnya.

Selain twitter, instagram, flickr, dan youtube juga terintegrasi dengan sistem tersebut. Semua informasi dari medsos tersebut akan disaring dan diteruskan sebagai informasi untuk Kemenhub.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Kota Metropolis Kuno...
Kota Metropolis Kuno Berusia 2.500 Tahun Ditemukan di Hutan Amazon
Serangan Ubur-ubur Paksa...
Serangan Ubur-ubur Paksa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Prancis Ditutup
Rumus Matematika yang...
Rumus Matematika yang Memprediksi Akhir Umat Manusia Terpecahkan
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved