Pakistan

Kekhusyukan ibadah kian terasa di tengah beragam kesulitan

Sabtu, 04 Agustus 2012 - 13:56 WIB
Kekhusyukan ibadah kian...
Kekhusyukan ibadah kian terasa di tengah beragam kesulitan
A A A
RAMADAN di Pakistan kali ini mungkin tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Naiknya harga kebutuhan pokok, seringnya pemadaman listrik, dan suhu panas yang mencapai puncaknya, membuat umat Islam di negeri itu harus lebih bersabar pada bulan puasa ini.

Bisa dibayangkan, saat ibu-ibu di rumah sedang memasak untuk berbuka puasa atau sahur, tiba-tiba listrik padam hingga suasana jadi gelap gulita tak keruan. Itulah yang kini dirasakan di sejumlah kota di Pakistan. Pemerintah berjanji mengupayakan listrik menyala saat keluarga-keluarga di sana sedang mempersiapkan buka puasa dan sahur. Namun, janji itu pun bukan jaminan tidak akan terjadi pemadaman listrik.

“Sangat disesalkan, bulan Ramadan ini harga-harga kebutuhan pokok naik tajam. Jika kenaikan harga tidak dikendalikan, kondisi akan menjadi lebih sulit di berbagai wilayah,” ungkap Hashim Abro, warga Islamabad, dikutip Pakistan Today.

Krisis pangan saat ini juga membayangi warga Pakistan, karena di sejumlah wilayah penghasil padi mengalami kesulitan air untuk irigasi sawah. “Pemerintah juga tidak berinvestasi untuk infrastruktur yang mendukung para petani,” papar Abro.

Salah satu provinsi terparah yang mengalami krisis air dan pemutusan listrik ialah Sindh. Di wilayah itu, harga kebutuhan pokok terus naik. Tingkat pengangguran juga sangat tinggi, hingga hampir dua dari tiga pemuda Sindh merupakan pengangguran. Tingkat bunuh diri di kalangan pemuda juga semakin tinggi karena mereka putus asa dengan masa depannya.

Namun, berbagai kesulitan hidup itu tak mampu menghilangkan senyuman gembira anak-anak saat buka puasa tiba. Justru kekhusyukan beribadah semakin terasa ketika seorang hamba terhimpit beragam kesulitan. Sebaliknya,pada bulan suci ini umat Islam diimbau untuk lebih dermawan dalam berbagi makanan dan bersedekah.

“Selama Ramadan, kami sebagai muslim berusaha memperkuat karakter kami melalui memberi dan bersedekah, introspeksi diri dan menahan diri,” ungkap seorang warga Islamabad, Pakistan.

Mengenai menu berbuka puasa, muslim di Pakistan memiliki makanan khas seperti Pakoras dan Samosas, serta dengan buah mangga. Buka puasa di Pakistan merupakan momen yang sangat dinanti, karena mereka telah menahan lapar selama 14 jam di saat musim panas. Suhu di Pakistan bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celsius di siang hari.

Selain itu, saat ini umat Islam di sana sedang mengalami hari paling lama sepanjang tahun, selama 14 jam sejak matahari terbit hingga terbenam. Bisa dibayangkan bagaimana beratnya menjalani puasa di saat suhu menyengat dalam waktu lama. Puasa di musim panas memang lebih berat dibandingkan saat puasa di musim dingin. Hal ini karena di musim dingin, suhu lebih rendah, dan panjang harinya lebih pendek.

Kondisi ini juga memaksa beberapa pekerja kasar harus berjuang ekstra jika ingin tetap berpuasa. Meskipun mereka dapat membatalkan puasanya jika tidak kuat.

“Kadang kala sangat panas, hingga kami tidak dapat menyentuh batang besi di tangga tanpa sarung tangan. Anda tidak dapat bekerja dalam kondisi seperti ini tanpa air. Saya menghormati Ramadan, tapi jangan sampai Anda sakit atau membahayakan diri Anda,” ungkap Munir (26), seorang buruh bangunan asal Pakistan.

Sejumlah ulama menyatakan bahwa para pekerja berat dapat membatalkan puasa jika merasa tidak kuat, lemah, atau kehausan. Mereka dapat mengganti puasa yang batal itu di hari lainnya.
(hyk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Perbandingan Rudal Jelajah...
Perbandingan Rudal Jelajah Tomahawk, Kalibr, dan Brahmos
Spesifikasi Kalibr,...
Spesifikasi Kalibr, Rudal Jelajah Canggih Milik Rusia
Rudal Burevestnik :...
Rudal Burevestnik : Mampu Bertahan Bertahun-tahun di Atmosfer dan Mengancam Kapan Saja
Iran Klaim Punya Rudal...
Iran Klaim Punya Rudal Jelajah Jarak Jauh Lebih Hebat dari Tomahawk AS
Rusia Bersiap Kerahkan...
Rusia Bersiap Kerahkan Rudal Jelajah Kalibr di Pasifik, AS Cemas
AS Ternyata Uji Rudal...
AS Ternyata Uji Rudal Tomahawk sebelum Rusia Jajal Triad Nuklir
Rekomendasi
7 Hal yang Membuat Nabi...
7 Hal yang Membuat Nabi Muhammad Menjadi Manusia Paling Berpengaruh di Dunia
Temuan Ini! Bikin Joe...
Temuan Ini! Bikin Joe Biden Yakin Banget Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi
Ilmuwan Ungkap Musuh...
Ilmuwan Ungkap Musuh Terkuat Raja Firaun Selain Nabi Musa
Artikel Terkini
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
4 Ciri Orang Memiliki...
4 Ciri Orang Memiliki Khodam, Benarkah Bisa Dikenali?
Perbedaan jin Khodam...
Perbedaan jin Khodam dan Qorin, Mana yang Harus Diwaspadai?
Hukum Cek Khodam: Benarkah...
Hukum Cek Khodam: Benarkah Termasuk Syirik? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Apa Itu Khodam? Begini...
Apa Itu Khodam? Begini Penjelasan Khodam dalam Islam, Benarkah Ada Pendamping Gaib?
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Infografis
Ilmuwan Umumkan Dugong...
Ilmuwan Umumkan Dugong Telah Punah di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved