Tradisi tumpeng jelang Ramadan

loading...
Tradisi tumpeng jelang Ramadan
Tradisi tumpeng jelang Ramadan
Sindonews.com - Banyak cara dilakukan orang untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Di Desa Gumelem, Banjarnegara, Jawa Tengah ini warga menyambut Ramadan dengan menggelar tradisi nyadran gede.

Acara itu dikemas dengan menarik, menari dan bersalawat sambil berkeliling kampung. Selain itu ada pula pesta ratusan tumpeng.

Budi salah seorang warga mengatakan, tradisi ini sudah dilakukan turun temurun sebagai perwujudan kebahagiaan menyambut akan tibanya bulan suci Ramadan. Menurut Budi, warga selalu melaksanakan tradisi itu dengan antusias.

"Acara ini diikuti ratusan warga. Prosesinya dilakukan dengan berjalan kaki berkeliling kampung sejauh lima kilo meter sembari bersalawat," tutur Budi, Sabtu (6/7/2013).



Sedangkan pesta ratusan tumpeng, lanjut Budi sebagai rasa syukur bisa bertemu kembali dengan bulan Ramadan.

Warga berkumpul di makam sesepuh desa untuk melakukan selamatan yang dilanjutkan dengan memakan tumpeng bersama-sama. "Warga percaya dengan mengikuti acara ini akan mendapat berkah tersendiri," ujarnya.

Kata Budi, dengan menggelar acara ini warga juga percaya akan mendapatkan berkah dan keselamatan dari Tuhan dan mampu menyelesaikan ibadah puasa hingga akhir bulan Ramadan.
(hyk)
cover top ayah
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا‏
Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

(QS. Al-Ahzab:56)
cover bottom ayah
preload video