Waspada daging oplosan, Disnak gencar operasi pasar

Kamis, 18 Juli 2013 - 16:30 WIB
Waspada daging oplosan,...
Waspada daging oplosan, Disnak gencar operasi pasar
A A A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi beredarnya daging oplosan di pasaran, jajaran Dinas Peternakan (Disnak) Sulsel menurunkan tim ke pasar-pasar tradisional dan rumah potong hewan (RPH).

Kepala Dinas Peternakan Sulsel Murtala Ali mengatakan, tim dari Dinas Peternakan sudah turun ke lapangan setiap pagi sejak pukul 05.00 wita hingga pukul 10.00 wita. Khusus untuk di RPH Tamangapa, Disnak melakukan pemeriksaa menyeluruh sebelum dan sesudah sapi dipotong.

Selain menyasar daging oplosan lanjut Murtala, operasi di pasar tradisonal juga difokuskan pada daging kadaluarsa serta daging yang berasal bukan dari rumah potong hewan resmi serta keberadaan ayam mati kemarin (tiren) dan ayam berformalin.

“Sejauh ini, kami tidak menemukan daging-daging yang tidak aman seperti itu. Kami menjamin, daging ayam maupun daging sapi yang beredar di Makassar aman untuk dikonsumsi,”ungkapnya kepada Koran SINDO, Kamis (18/7/2013).

Menurut Murtala, naiknya harga daging ayam dan sapi memang bisa memancing pedagang nakal untuk melakukan tindakan mengoplos. Akan tetapi harga pasar saat ini yang mencapai Rp80 ribu per kilogram untuk daging sapi, dinilai masih wajar.

Kecuali jika harga sudah menyentuh level Rp100 ribu, maka kewaspadaan akan dintensifkan dua kali lipat. Ataukah daerah mengalami kelangkaan stok. Akan tetapi Makassar dan Sulsel lanjutnya, tidak akan mengalami hal tersebut. Bukan hanya mampu memenuhi kuota daerah, Sulsel juga memenuhi kebutuhan daging nasional.

Meski demikian, Murtala tetap meminta kerja sama masyarakat jika menemukan pedagang atau pihak-pihak yang dicurigai menjual daging oplosan.

“Pada H-7 mendatang, kami akan mengirim 5 ton daging sapi local Sulsel ke Jakarta yang sudah dibekukan untuk memenuhi stok daging di Jakarta,”katanya.

Kasi Pelayanan Usaha, H Andi Panggeleng mengatakan berdasarkan data Disnak Sulsel, diketahui untuk kebutuhan daging sapi bagi warga kota Makassar dan sekitarnya, RPH Tamangngapa rata-rata memotong 45 ekor sapi per hari. Sementara menjelang Idul Fitri, RPH akan memotong dua kali lipat atau sekitar 100 ekor per hari.

Menurutnya, untuk pemenuhan kebutuhan daging ayam khususnya ayam potong atau ayam ras, dalam kondisi normal dipotong 80 ribu ekor per hari namun menghadapi Ramadhan dan jelang Lebaran disiapkan 200 ribu ekor ayam per hari.

“Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan yang terlalu tinggi, Disnak terus menjalin koordinasi dengan sentra-sentra penghasil sapi seperti Wajo, Bone, Sinjai, Bulukumba, Maros, dan Barru, untuk menjamin tidak terjadinya kelanggkaan daging di kota Makassar dan kabupaten/kota lainnya di Sulsel,”ungkapnya.
(lns)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemkot Salatiga Gelar...
Pemkot Salatiga Gelar Razia Makanan dan Minuman di Pasar
Petugas Razia Makanan...
Petugas Razia Makanan Minuman Kadaluwarsa
Produk Pangan Dibatasi...
Produk Pangan Dibatasi Pemakaian Gula, Garam, dan Lemak! Produsen Mamin Teriak
8 Makanan dan Minuman...
8 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dikonsumsi setelah Lebaran, Nomor 7 Kurangi Risiko Penyakit
Beragam Kegiatan Seru...
Beragam Kegiatan Seru untuk Rayakan Hari Es Krim Sedunia
Dengan QSR, Minuman...
Dengan QSR, Minuman Kekinian Ini Mampu Berkembang di Tengah Pandemi
Rekomendasi
Ironi Para Ilmuwan Hebat...
Ironi Para Ilmuwan Hebat yang Tak Pernah Memenangkan Nobel
Dekat dengan Indonesia,...
Dekat dengan Indonesia, Ini yang Akan Picu Lempeng Raksasa Samudra Hindia Pecah
Ilmuwan Inggris Pastikan...
Ilmuwan Inggris Pastikan Palestina Negara yang Paling Banyak Digali di Dunia
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved