Salat sesudah witir

Rabu, 24 Juli 2013 - 07:57 WIB
Salat sesudah witir
Salat sesudah witir
A A A
Tanya :
Saya tertarik sekali dengan rublik ini, karena itu saya ingin menanyakan: apakah sesudah shalat witir boleh shalat sunat yang lain, saya kurang mengerti tentang hadits “salat witir penutup salat di malam hari”?

Demikian pertanyaan saya, atas jawaban pengasuh saya ucapkan terima kasih.

Jawab :
Memang dalam salah satu hadits, Rasululah bersabda yang artinya: “Jadikanlah salat witir itu sebagai akhir dari salat malammu” (HR. Jamaah kecuali Ibnu Majah dari Ibnu Umar). Yang dimaksud dengan salat malam adalah salat tahajjud dan salat tarawih di malam bulan Ramadan, disamping salat witir itu sendiri.

Adapun salat witir adalah shalat yang jumlah rekaatnya secara keselurahan berjumlah ganjil, satu, tiga, lima dan seterusnya. Bila seseorang ingin sekali shalat malam, shalat tahajjud misalnya yang harus didahului dengan tidur, tapi kalau khawatir di tengah malam tidak bangun, maka ada yang melaksanakan salat witir dua rakaat sebelum tidur.

Kalau saat tengah malam dia bangun, meskipun sudah salat witir dia boleh shalat tahajjud, setelah salat tahajjud ditutup selanjutnya dengan salat witir satu rakaat, ini boleh dilakukan sebagaimana hadits yang artinya: “ Dari Ibnu Umar, sesungguhnya dia apabila ditanya tentang witir sebelum tidur, kemudian aku hendak salat malam kugenapkan salat witirku yang telah lalu itu dengan satu rakaat lagi, kemudian aku salat dua rakaat dua rakaat. Dan jika aku sudah menyelesaikan salatku itu, aku salat witir dengan satu rakaat” (HR. Ahmad).

Bila shalat witir sudah dilakukan dengan jumlah yang genap, maka seseorang tetap boleh melakukan salat tahajjud, namun tidak mengakhirinya dengan salat witir.

Dengan demikian, salat witir memang salat penutup untuk salat malam (qiyamul lail), sedangkan untuk melaksanakan salat yang lain boleh dilakukan meskipun sudah salat witir sebab tidak ada kaitannya dengan qiyamul lail, salat-salat itu misalnya salat hajat, tasbih dan lain-lain.

Bila seseorang sudah salat witir di rumahnya lalu dia pergi ke masjid, dia boleh salat tahiyyatul masjid sebelum duduk di masjid, karena salat ini bukan termasuk qiyamul lail, begitulah seterusnya untuk salat lain diperbolehkan meskipun sudah menyelesaikan salat witir.

Demikian jawabnya.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dialog Spesial Ramadhan
Dialog Spesial Ramadhan
Fenomena dr Lois, Informasi...
Fenomena dr Lois, Informasi Sesat dan Rumitnya Penanganan Covid-19 di Tanah Air
Dialog Kebangsaan, Sinergitas...
Dialog Kebangsaan, Sinergitas Dinilai jadi Kunci Persatuan Ummat
Perkuat Persatuan di...
Perkuat Persatuan di Papua, TNI AD Gelar Dialog Interaktif di Jayapura
Tantangan Kian Berat,...
Tantangan Kian Berat, Penggerak Milenial Indonesia Ajak Ambil Peran
Dukung Pemberdayaan...
Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Sesi Dialog Eksklusif
Rekomendasi
Makna Malam Lailatul...
Makna Malam Lailatul Qadar dari Sudut Pandang Sains
Ahli Ungkap Semua Gempa...
Ahli Ungkap Semua Gempa di Jawa Berpotensi Menghancurkan dalam Sekejap Mata
Tiga Lempeng Tektonik...
Tiga Lempeng Tektonik Aktif Pemicu Gempa Bumi di Indonesia
Artikel Terkini
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved