Pakkat, penganan khas Ramadan asal Tapsel

Kaya Khasiat, pas untuk sahur dan berbuka

Kamis, 25 Juli 2013 - 07:39 WIB
Kaya Khasiat, pas untuk...
Kaya Khasiat, pas untuk sahur dan berbuka
A A A
Sindonews.com - Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan beraneka ragam makanan khas untuk santapan buka puasa maupun sahur. Salah satunya pakkat. Di Kota Medan Sumatera Utara, pakkat sudah tidak asing lagi.

Penganan berbentuk mirip bambu kecil yang berasal dari pucuk tanaman rotan ini selalu menjadi menu favorit warga Kota Medan untuk sahur maupun buka puasa. Makanan khas daerah Tapanuli Selatan (Tapsel) ini pun mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan Kota Medan maupun di rumah makan. Salah satu rumah makan yang menghadirkan pakkat sebagai menu andalannya adalah Rumah Makan Padang Sidimpuan di Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Rumah makan ini selalu ramai dikunjungi warga Kota Medan selama bulan puasa demi mendapatkan pakkat. Maklum, penganan yang biasa tumbuh liar di hutan dan tepi sungai itu diyakini banyak memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh. Bahri Nasution, 52, pengelola Rumah Makan Padang Sidimpuan, mengatakan menu pakkat ini diburu warga karena sangat cocok untuk orang yang berpuasa.

”Pakkat kaya khasiat terutama untuk yang berpuasa,” ujar Bahri. Khasiat yang didapat dari mengonsumsi pakkat di antaranya menghilangkan rasa haus jika dikonsumsi ketika sahur. Jika pada malam hari, mengonsumsi pakkat dapat mengobati masuk angin. “Mengonsumsi pakkat juga bisa menambah selera makan. Selain itu, bisa mengobati penyakit maag karena pakkat ini memberikan kenyamanan dalam perut setelah dikonsumsi.

Rasanya yang rada pahit juga sangat baik untuk lambung,” kata Bahri. Agar pakkat enak dikonsumsi, kata Bahri, biasanya terlebih dahulu dibakar dengan kondisi setengah matang. Kondisi dibakar setengah matang ini akan membuat pucuk rotan tersebut melembek dan mudah dikonsumsi. Pakkat yang dibakar tersebut kemudian dikupas dan diambil bagian dalamnya. “Di sini kita menyediakan banyak macam olahan pakkat ini, mulai dari santapan langsung sebagai lalapan, ada yang digulai, ada juga yang pakai santan yang khas Tapanuli Selatan,” ucapnya.

Untuk bisa menikmati makanan kaya khasiat ini, pembeli tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Hanya dengan Rp7.000 sudah bisa menikmati satu porsi pakkat. Bahri sendiri mendapatkan pakkat tersebut dari penjual yang langsung datang ke Kota Medan dari Tapanuli Selatan. Dari penjual, dia membelinya Rp1.000 per potong. Bahri mengakui, memasuki bulan Ramadan ini omzet penjualannya meningkat tajam. Waktu sahur dan berbuka puasa sama saja, tetap ramai.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mahasiswa Jatinangor...
Mahasiswa Jatinangor Sambut Antusias DCDC Ngabuburit di Kampus Ikopin
6 Tempat Ngabuburit...
6 Tempat Ngabuburit Ramadhan Ramah Kantong di Jakarta
Yuk, Isi Waktu Nunggu...
Yuk, Isi Waktu Nunggu Buka Puasa bareng Endeus.tv di Ngabuburit Festival 2021!
Ngabuburit Asyik dan...
Ngabuburit Asyik dan Irit, 3 Taman di Jagakarsa Ini Bisa Jadi Pilihan
5 Rekomendasi Tempat...
5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Seru di Jakarta, Wajib Dicoba
Ngabuburit Bareng Transformer...
Ngabuburit Bareng Transformer dan Kendaraan Tempur Pindad
Rekomendasi
Es Antartika Tiba-tiba...
Es Antartika Tiba-tiba Mencair, Ilmuwan Mulai Panik
Mulut Neraka di Siberia...
'Mulut Neraka' di Siberia Mulai Menelan Apapun di Sekitarnya
Sumber Air Terbesar...
Sumber Air Terbesar di Alam Semesta Ditemukan di Luar Angkasa
Artikel Terkini
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Infografis
Manfaat Kurma untuk...
Manfaat Kurma untuk Kesehatan, Cocok untuk Buka Puasa dan Sahur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved