Penghasilan yang dizakatkan

Selasa, 30 Juli 2013 - 08:25 WIB
Penghasilan yang dizakatkan
Penghasilan yang dizakatkan
A A A
Tanya :
Saya sering mendapatkan ganjalan dalam setiap akhir tahun ketika harus menghitung berapa zakat yang harus saya keluarkan, terus terang saya bingung cara menghitung yang dimaksud dengan kebutuhan sehari-hari, apakah kita keluarkan zakat sebelum dikeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari atau sesudahnya. Disamping itu, saya juga perlu menanyakan, apakah tabungan yang telah kita zakatkan tahun lalu harus dikeluarkan lagi zakatnya pada tahun ini.

Demikian hal ini saya tanyakan, atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Jawab :
Memiliki kesadaran untuk selalu menunaikan zakat merupakan sesuatu yang harus selalu kita mantapkan. Sebab zakat itu, disamping bisa dirasakan manfaatnya oleh para mustahik, juga bagi kita sebagai orang yang mengeluarkannya. Allah SWT berfirman yang artinya: “Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah maha mendengar lagi maha menetahui ” (QS 9:103)

Dari ayat di atas, dengan zakat keuntungan atau manfaat yang kita peroleh adalah pembersih dan pensucian. Harta yang kita dapatkan dibersihkan oleh Allah SWT dari kemungkinan bercampur atau memperolehnya dengan cara-cara yang tidak halal, sedangkan jiwa kita disucikan dari kemungkinan memiliki sifat-sifat buruk yang berkaitan dengan harta, misalnya terlalu cinta pada harta yang membuat kita menjadi kikir, menghalalkan segala cara dalam memperolehnya dan sebagainya.

Soal menghitung zakat penghasilan, memang disepakati bahwa nisab atau standar minimal perolehannya disesuaikan dengan harga emas sebanyak kurang lebih 85 gram. Maka bila penghasilan seseorang dalam satu tahun senilai 85 gram emas, maka dia harus mengeluarkan zakat 2,5 persennya.

Meskipun demikian, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa hal itu baru dikeluarkan setelah dikeluarkan untuk kebutuhan pokok seseorang, namun tidak ada standar yang jelas tentang kebutuhan pokok tersebut, misalnya ada orang yang makannya dengan standar Rp. 10.000 sekali makan, tapi ada juga yang Rp 15.000 bahkan lebih dari itu. Karenanya, untuk menghilangkan kebingungan dan keraguan, akan lebih baik kalau anda mengeluarkan 2,5 persen dari apa yang anda peroleh setiap bulan kalau ditotal pertahunnya bisa mencapai senilai 85 gram emas itu.

Adapun uang tabungan yang sebenarnya ketika memperolehnya sudah dizakatkan, maka dia tetap harus dizakatkan lagi pada tahun berikutnya bila jumlahnya mencapai nilai 85 garam emas itu, hal itu juga berlaku bagi harta berupa emas. Karena itu, harta harus kita kembangkan sedemikian rupa agar menjadi terus bertambah sehingga dia tidak berkurang jumlahnya hanya karena zakat.

Dengan demikian, menjadi jelas bagi kita bahwa kalau zakat diwajibkan kepada kita dan kita harus melaksanakannya, maka sebagaimana pada pelaksanaan syariat Islam yang lain, kemanfaatan tidak hanya dirasakan oleh orang lain, tapi yang lebih besar justru kita rasakan sendiri, baik dalam kehidupan di dunia ini maupun di akhirat kelak.

Demikian jawabannya, semoga bermanfaat bagi kita bersama.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dialog Spesial Ramadhan
Dialog Spesial Ramadhan
Fenomena dr Lois, Informasi...
Fenomena dr Lois, Informasi Sesat dan Rumitnya Penanganan Covid-19 di Tanah Air
Dialog Kebangsaan, Sinergitas...
Dialog Kebangsaan, Sinergitas Dinilai jadi Kunci Persatuan Ummat
Perkuat Persatuan di...
Perkuat Persatuan di Papua, TNI AD Gelar Dialog Interaktif di Jayapura
Tantangan Kian Berat,...
Tantangan Kian Berat, Penggerak Milenial Indonesia Ajak Ambil Peran
Dukung Pemberdayaan...
Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Sesi Dialog Eksklusif
Rekomendasi
Pemicu Gerakan Gempa...
Pemicu Gerakan Gempa Bumi Melambat Ternyata Ini Penyebabnya
Surat Pribadi Tokoh...
Surat Pribadi Tokoh Dunia: dari Hitler Cuti hingga Da Vinci Lamar Kerja
Tulang Belulang Raksasa...
Tulang Belulang Raksasa Berceceran, Arkeologi Temukan Sarang Gajah Purba
Artikel Terkini
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Infografis
4 Negara yang Dulu Mayoritas...
4 Negara yang Dulu Mayoritas Muslim Kini Jadi Minoritas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved