7 juta kendaraan mudik akan lintasi Jabar
Selasa, 30 Juli 2013 - 17:02 WIB
7 juta kendaraan mudik akan lintasi Jabar
A
A
A
Sindonews.com - Jumlah kendaraan yang melintas di jalur mudik di Jawa Barat saat arus mudik dan balik pada tahun ini diprediksi mencapai 7 juta. Angka itu meningkat jika dibandingkan tahun lalu.
"Tahun lalu kendaraan roda dua dan empat sekira Rp6,2 juta kendaraan. Tahun ini diprediksi bisa mencapai 7 juta," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suhardi Alius di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/7/2013).
Meski kendaraan lebih banyak dibanding tahun lalu, ia akan mengupayakan agar kemacetan yang terjadi tidak terlalu parah. Ia mencontohkan tahun lalu, kendaraan dari Jakarta menuju Cirebon bisa mencapai 24 jam.
"Kita kasih beban, macet tidak boleh lebih dari 12 jam," ungkapnya.
Berbagai langkah pun disiapkan Polda Jawa Barat untuk mengurai kemacetan di jalur mudik. Salah satunya dengan menempatkan petugas setiap jarak 200 meter untuk mengatur kelancaran lalu lintas di jalur utara.
Selain melakukan rekayasa lalu lintas, ia mengatakan tidak ada alternatif lain selain menempatkan pagar betis agar lalu lintas relatif lebih lancar.
Ia pun mengimbau kepada para pengendara saat arus mudik dan balik untuk tetap tertib saat berada di jalan. Khusus untuk pengendara sepeda motor, maksimal diharapkan ditumpangi dua orang.
"Tahun lalu kendaraan roda dua dan empat sekira Rp6,2 juta kendaraan. Tahun ini diprediksi bisa mencapai 7 juta," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suhardi Alius di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/7/2013).
Meski kendaraan lebih banyak dibanding tahun lalu, ia akan mengupayakan agar kemacetan yang terjadi tidak terlalu parah. Ia mencontohkan tahun lalu, kendaraan dari Jakarta menuju Cirebon bisa mencapai 24 jam.
"Kita kasih beban, macet tidak boleh lebih dari 12 jam," ungkapnya.
Berbagai langkah pun disiapkan Polda Jawa Barat untuk mengurai kemacetan di jalur mudik. Salah satunya dengan menempatkan petugas setiap jarak 200 meter untuk mengatur kelancaran lalu lintas di jalur utara.
Selain melakukan rekayasa lalu lintas, ia mengatakan tidak ada alternatif lain selain menempatkan pagar betis agar lalu lintas relatif lebih lancar.
Ia pun mengimbau kepada para pengendara saat arus mudik dan balik untuk tetap tertib saat berada di jalan. Khusus untuk pengendara sepeda motor, maksimal diharapkan ditumpangi dua orang.
(hyk)